Nilai Sosial pada Novel Ayat-Ayat Cinta 2 dan Potensinya sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA Kelas XII
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Ayat-Ayat Cinta 2 karya Habiburrahman El Shirazy dan mengevaluasi potensinya sebagai bahan ajar karya sastra bagi siswa kelas XII SMA. Analisis nilai sosial mencakup tiga kategori utama, yaitu kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi. Data diperoleh dari kata, frasa, kalimat, atau paragraf dalam teks novel yang mencerminkan nilai sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengandung nilai sosial yang relevan untuk pembelajaran karakter, seperti empati, toleransi, kerja sama, religiusitas, dan kepedulian sosial. Temuan ini mengindikasikan bahwa novel Ayat-Ayat Cinta 2 memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar sastra kontekstual dalam Kurikulum Merdeka, yang dapat membantu siswa mengembangkan kesadaran sosial dan karakter sesuai Profil Pelajar Pancasila.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akhmad, I., & Milanti, A. A. (2020). Transformasi Novel Ayat-Ayat Cinta 2 ke dalam Film. LAYAR: Jurnal Ilmiah Seni Media Rekam, 7(1), 25–38. https://doi.org/10.26742/layar.v7i1.1745
Alamsyah, H., & Harahap, F. (2020). Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Bumi Karya Tere Liye. Jurnal Ilmu Budaya, 8(1), 101–112.
Ariyanti, R. (2021). Nilai Sosial dalam Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu Karya Tere Liye. Bahasa dan Sastra, 21(2), 211–220.
Asbari, M., Purwanto, A., & Santoso, P. B. (2020). Pengaruh Kepemimpinan terhadap Kinerja dan Inovasi. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(2), 111–125.
Azhar, L., & Sari, R. (2020). Kajian Nilai Sosial dalam Novel Hafalan Shalat Delisa. Jurnal Lensa, 10(1), 1–10.
Sutriadi, M. R., & Ulhaq, M. (2023). Telaah Nilai-Nilai Moderasi Beragama yang Terkandung dalam Film Ayat-Ayat Cinta 2. ISTIFHAM: Journal of Islamic Studies, 1(2), 154–166. https://doi.org/10.71039/istifham.v1i2.24
Derak, R. (2024). Fitrah Manusia: Analisis terhadap Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El-Shirazy. Asian People Journal (APJ), 7(1), 1–16. https://doi.org/10.37231/apj.2024.7.1.499
Dewi, F. R., & Lestari, I. (2019). Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Ayat-Ayat Cinta. Bahtera Sastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(1), 45–54.
Diani, L. (2021). Literasi Media Digital dalam Membentuk Daya Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan dan Komunikasi, 3(1), 25–34.
Hanifah, U. (2020). Pembentukan Karakter Melalui Nilai Sosial dalam Sastra. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 77–90.
Hasanah, L. (2019). Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Negeri 5 Menara. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 32–42.
Hidayati, N. (2021). Implementasi Pembelajaran Sastra Berbasis Nilai Sosial. Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(2), 97–109.
Hudaa, S., Bahtiar, A., Haryanti, N. D., & Firdaus, W. (2021). Representasi Budaya dalam Novel Boenga Roos dari Tjikembang. JENTERA: Jurnal Kajian Sastra, 10(1), 45-56.
Jannah, M. (2019). Analisis Nilai Sosial dalam Novel Surga yang Tak Dirindukan. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 50–60.
Karim, A., & Sari, M. (2018). Pendidikan Karakter Melalui Sastra. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 151–162.
Kodriyaningrum, D. (2020). Analisis Denotasi dan Konotasi terhadap Narasi Perempuan Bercadar dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2. Skripsi, UIN Sunan Ampel Surabaya. http://digilib.uinsa.ac.id/id/eprint/45246
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. PT Rineka Cipta.
Kurniawan, E. D. (2021). Counselor Image in The Novel Ayat-Ayat Cinta 2 by Habiburrahman El Shirazy: Paul Ricoeur’s Hermeneutics Perspective. International Journal of Business, Humanities, Education and Social Sciences, 3(2), 45–60. https://doi.org/10.46923/ijbhes.v3i2.125
Lestari, Y., & Nurhayati, T. (2021). Pemanfaatan Novel dalam Pembelajaran Nilai. Jurnal Sastra dan Pendidikan, 5(1), 66–75.
Maulida, K., & Yesicha, C. (2019). Representasi Dakwah dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy. Jurnal PIKMA: Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema, 2(1), 1–15. https://doi.org/10.24076/PIKMA.2019v2i1.392
Mukti, W. I., Andayani, A., & Wardani, N. E. (2018). Portrait of Pesantren Education in Novel Ayat-Ayat Cinta 2. Indonesian Language Education and Literature, 3(2), 181–195.
Ningsih, R. (2020). Analisis Ideologi pada Novel Ayat-Ayat Cinta 2: Analisis Wacana Kritis Model Van Dijk. MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan, 17(2), 123–135. https://doi.org/10.26499/mm.v17i2.2133
Nurgiyantoro. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.
Nursita, D., & Utami, D. (2022). Kecerdasan Sosial dalam Sastra Indonesia Modern. Jurnal Literasi Sosial, 4(1), 90–102.
Putri, M. A. (2018). Nilai Tanggung Jawab dalam Novel Dilan 1990. Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, 3(2), 211–220.
Rahmat, W., Putri, Y. Z., & Firdaus, W. (2021). Konsep Performance Bahasa Minangkabau dalam Novel. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 10(1), 170-181.
Rani, M. Z. A. (2011). Kisah Cinta di Bumi Anbiya: Satu Analisis Teks terhadap Novel-Novel Popular Islami Karya Para Penulis Lulusan Timur Tengah. Seminar Antarabangsa Linguistik dan Pembudayaan Bahasa Melayu VII, University Putra Malaysia.
Ratnasari, E. (2020). Penguatan Karakter Siswa Melalui Pembelajaran Sastra. Jurnal Edukasi, 8(2), 88–96.
Rozak, A., Rasyad, S., & Atikah, A. (2019). Fakta Kemanusiaan dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 9–29.
Sari, R., & Sulaiman, A. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Novel Islami. Jurnal Penelitian Pendidikan, 12(1), 45–56.
Sari, R. P. (2021). Peran Tokoh Perempuan dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2. Jurnal Kajian Perempuan dan Budaya, 4(1), 88–98.
Sutanto, H. (2020). Sastra sebagai Media Pendidikan Nilai. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 15–26.
Utari, S., Mustafa, M. N., & Syafrial. (2020). Ekspresi Religi Islam dalam Novel Ayat-Ayat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy. JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa, 1(1), 1–7. http://dx.doi.org/10.31258/jtuah.1.1.p.1-7
Wellek, R., Warren, A. (1949). Teori Kesusasteraan. PT Gramedia.
Zubaedi. (2013). Pengembangan Masyarakat. Kencana
DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v14i2.8388
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)
@2017
Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti
Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur




















