Representation of Alternative Masculinity in Tere Liye’s Novel "Janji"

Annisa Nurhikmah, Alfian Rokhmansyah

Abstract


This research aims to examine in depth the construction of alternative masculinity in Tere Liye’s novel Janji through a sociology of literature perspective, which examines the reciprocal relationship between literature and social reality. This study employs a descriptive qualitative approach. The research data consist of words, phrases, and sentences representing gender elements, with the primary data source being the text of the novel Janji (2021). Data were collected through a literature review and note-taking techniques, followed by in-depth textual analysis to dissect the social dimensions within the text. Data analysis used the Miles and Huberman model, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the main character, Bahar, represents an alternative masculinity that prioritizes empathy, social solidarity, and moral responsibility, while simultaneously deconstructing the dominance of hegemonic masculinity, typically associated with violence and dominance. The implications of this research contribute to the development of gender studies in Indonesian literature and offer new perspectives in literary education regarding the dynamic nature of gender construction. By applying Connell’s masculinity theory, this research proves that the figure of Bahar represents an alternative masculinity model relevant for integration as progressive Indonesian language and literature learning materials.

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konstruksi maskulinitas alternatif dalam novel Janji karya Tere Liye melalui perspektif sosiologi sastra yang meneliti hubungan timbal balik antara sastra dan realitas sosial. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian terdiri dari kata, frasa, dan kalimat yang mewakili unsur gender, dengan sumber data utama berupa teks novel Janji (2021). Data dikumpulkan melalui teknik tinjauan pustaka dan pencatatan, diikuti dengan analisis tekstual mendalam untuk membedah dimensi sosial dalam teks. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama, Bahar, mewakili maskulinitas alternatif yang memprioritaskan empati, solidaritas sosial, dan tanggung jawab moral, sekaligus mendekonstruksi dominasi maskulinitas hegemonik yang biasanya dikaitkan dengan kekerasan dan dominasi. Implikasi penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi gender dalam sastra Indonesia dan menawarkan perspektif baru dalam pendidikan sastra mengenai sifat dinamis konstruksi gender. Dengan menerapkan teori maskulinitas Connell, penelitian ini membuktikan bahwa figur Bahar mewakili model maskulinitas alternatif yang relevan untuk diintegrasikan sebagai bahan pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia yang progresif.

Keywords


Alternative masculinity; Hegemonic masculinity; Indonesian literature; Sociology of Literature; Gender construction

Full Text:

PDF

References


Abut, E. Y., & Daman, Y. C. (2025). Representasi maskulinitas tokoh utama dalam novel Love Bites karya Edith PS. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 5(1), 58–75. https://doi.org/10.58218/alinea.v5i1.1213

Amalia, U., Akhir, M., & Ratnawati, R. (2025). Analisis karakter tokoh dalam Novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dan novel Cinta Tak Pernah Tepat Waktu karya Puthut Ea: Kajian psikologi humanistik Abraham Maslow. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 14(1), 133–145. https://doi.org/10.26499/jentera.v14i1.8344

Anderson, E. (2009). Inclusive masculinity: The changing nature of masculinities. Routledge.

Atikurrahman, M., Siregar, W. Z. B., & An Adzhani, S. (2023). Belenggu maskulinitas dalam kultur matrilineal Minangkabau: Ambivalensi Sitti Nurbaya dan beberapa citra kolosal gender pada Roman Marah Roesli. Suluk: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 4(2), 94–104. https://doi.org/10.15642/suluk.2022.4.2.94-104

Badrunnisa, H., & Haryanti, N. D. (2025). Maskulinitas dalam novel Hilda (Cinta, Luka, dan Perjuangan) dengan novel Cinta dalam Mimpi karya Muyassarotul Hafidzoh. Bestari: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pengajarannya, 3(1), 394–409. https://journal2.uinjkt.ac.id/index.php/bestari/article/view/46533

Bahardur, I. (2024). Maskulinitas laki-laki Minangkabau dalam novel Perempuan Batih Karya A.R. Rizal: Tinjauan Rewyn Connel. Humanika, 30(2), 177–197. https://doi.org/10.14710/humanika.v30i2.59788

Beynon, J. (2002). Masculinities and culture. Open University Press.

Butler, J. (1990). Gender trouble: Feminism and the subversion of identity. Routledge.

Chamalah, E., & Nuryyati, R. (2023). Religiosity in Tere Liye’s Janji novel (an approach to the sociology of literature). Bahastra, 43(1), 61–77. https://doi.org/10.26555/bs.v43i1.355

Connell, R. W. (2020). Masculinities (2nd ed.). Routledge.

Connell, R. W., & Messerschmidt, J. W. (2005). Hegemonic masculinity: Rethinking the concept. Gender and Society, 19(6), 829–859. https://www.jstor.org/stable/27640853

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.

Denzin, N. K. (1978). The research act: A theoretical introduction to sociological methods. McGraw-Hill.

Endraswara, S. (2018). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, dan aplikasi. CAPS.

Habibah, R., & Sari, R. H. (2025). Interaksi karakter perempuan dalam menghadapi hegemoni maskulinitas pada novel “Gadis Kretek”. Jurnal Ilmu Pendidikan, Sains Dan Humaniora, 2(1), 125–133. https://doi.org/10.33752/jipsara.v2i1.9040

Hearn, J., & Collinson, D. L. (1994). Theorizing unities and differences between men and between masculinities. In Theorizing Masculinities (pp. 97–118). SAGE Publications.

Hermawan, I., & Hidayah, N. (2023). Toxic masculinity dan tantangan kaum lelaki dalam masyarakat Indonesia modern. Dimensia: Jurnal Kajian Sosiologi, 12(2), 171–182. https://doi.org/10.21831/dimensia.v12i2.60991

Jennah, M., Fadilah, S. N., Prameswari, R., & Afrizal, M. (2025). Citra maskulinitas tokoh pria dalam novel Trauma karya Boy Candra. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra Dan Budaya, 3(1), 148–160. https://journal.aspirasi.or.id/index.php/morfologi/article/view/1319/1637

Juliansyah, Arifin, S., & Rokhmansyah, A. (2018). Analisis novel Ada Surga Di Rumahmu karya Oka Aurora ditinjau dari aspek sosiologi karya sastra. Ilmu Budaya (Jurnal Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya), 2(4), 337–346.

Khoiroh, S. U., & Ernawati, Y. (2025). Maskulinitas toksik dalam novel Rayap Kayu Cendhana karya Tulus Setiyadi (teori maskulinitas Raewyn Connell). Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa, 1(6), 104–113. https://doi.org/10.8734/Argopuro.v1i2.365

Kimmel, M. S., Hearn, J., & Connell, R. (2005). Handbook of studies on men and masculinities. SAGE Publications.

Kristiyanto, R., Agustiani, T., & Suparman, F. (2022). Analisis sosiologi sastra dalam novel Janji karya Tere Liye. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 6(2), 199–204. https://doi.org/10.25157/literasi.v6i2.7705

Lestari, F. A., & Sugiarti, S. (2022). Representasi maskulinitas pada tokoh utama dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye. Kajian Linguistik dan Sastra, 7(2), 207–222. https://doi.org/10.23917/kls.v7i2.18995

Liye, T. (2021). Janji. Sabak Grip Nusantara.

Maghfiroh, R. D. N., & Raharjo, R. P. (2025). Kritik sosial dalam novel Santri Pilihan Bunda karya Salsyabila Falensia tinjauan sosiologi sastra. Bapala, 12(1), 1–8. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/bapala/article/view/65212

Messerschmidt, J. W. (2019). The salience of “Hegemonic Masculinity”. Men and Masculinities, 22(1), 85–91. https://doi.org/10.1177/1097184X18805555

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2018). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Nugroho, B. A., Masrur, M., Putra, A. K., & Gunawan, I. (2022). Relasi maskulinitas dan feminitas dalam cerpen Dilarang Mencintai Bunga-Bunga karya Kuntowijoyo kajian multikulturalisme. Prosiding Seminar Nasional Bahasa, Sastra, dan Seni 10.19105/Ghancaran.vi.21668, 113–126.

Nurlelah, S., Senjaya, A., & Hadiansyah, F. (2024). Representasi maskulinitas dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 41774–41780. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/20216

Nursari, I., Putri, N. E., Furqan, A., Nazifa, F., & Wardiana. (2025). Representasi maskulinitas pada tokohutama dalam novel Cut Nyak Dien karya Sayf Muhammad Isa. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Special Edition: Lalonget VI, 1136–1152. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21668

Oktapiyani, M., Mulyati, S., Triana, L., & Tegal, P. (2022). Citra maskulinitastokoh laki-laki dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan implikasinya dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Jurnal Wahana Pendidikan, 9(1), 1–5. https://doi.org/10.25157/wa.v9i1.6819

Ong, A. G., Azzahra, Z. N., Muchtar, H. A. N., & Balkis, G. R. (2024). Representasi mitos maskulinitas alternatif dalam film Terlalu Tampan: Perspektif semiotika Roland Barthes. Prosiding Seminar Nasional Ilmu-Ilmu Sosial (SNIIS), 9–21.

Peletz, M. G. (2009). Gender pluralism: Southeast Asia since early modern times. Routledge.

Pratiwi, S. R., & Martiarini, N. (2020). “Bagaimana Mereka Mengubahku?” (Interpretative phenomenological analysis tentang rekonstruksi identitas pada muslimah bercadar). Intuisi: Jurnal Psikologi Ilmiah, 12(1), 27–47. https://doi.org/10.15294/intuisi.v12i1.18326

Puspita, G. E., & Herdono, I. (2025). Representasi maskulinitas dalam iklan “Bahasa Sasa” (2024). Promedia (Public Relation dan Media Komunikasi), 11(1), 102–121.

Ratna, N. K. (2013). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Pustaka Pelajar.

Rohman, M. A., Ririe, R., & Sudikan, S. Y. (2025). Representasi maskulinitas hegemonik dalam novel Ayah... Kisah Buya Hamka karya Irfan Hamka: Kajian kritik sastra R.W. Connell. Geram, 13(2), 194–203. https://doi.org/10.25299/geram.2025.22634

Sabila, Z. H. (2022). Representasi maskulinitas pria dalam serial drama-romantis Indonesia (Studi Kasus dalam Web Series My Lecturer My Husband) [Universitas Islam Indonesia]. https://dspace.uii.ac.id/handle/123456789/39525

Sagita, D. M., & Tjahjandari, L. (2025). Perubahan imaji maskulinitas pada alih wahana novel Dia Angkasa (2021) ke drama seri Dia Angkasa (2024). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(3), 3182–3198. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6484

Saputra, F. A., & Albab, C. U. (2024). Representasi maskulinitas dalam karakter Dom. Jurnal Pikma: Publikasi Ilmu Komunikasi Media dan Cinema, 6(2), 261–277. https://doi.org/10.24076/pikma.v6i2.1476

Sitompul, M. S., Nasution, A. R., Caroline, E. G., & Ariantos, T. (2026). Negosiasi maskulinitas hegemonik dalam ruang domestik karakter Moko pada film 1 Kakak 7 Ponakan: Perspektif Raewyn Connell. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pendidikan, 8(2), 256–267. https://doi.org/10.29303/kopula.v8i2.9911

Solichin, M. B. (2025). Dekonstruksi maskulinitas tokoh utama dalam novel Dilan 1990: Antara romantisme dan kekerasan serta implikasinya terhadap pembelajaran prosa di SMA. Mardibasa, 5(2), 104–113. https://doi.org/10.21274/jpbsi.2025.5.2.104-113

Ulya, C., Mila, N. A. L., & Hartono, T. M. (2025). Kajian maskulinitas dalam ranah sastra Indonesia: Analisis bibliometrik. Kajian Linguistik dan Sastra, 10(2), 130–141. https://doi.org/10.23917/kls.v10i2.12210

Utomo, S. R. H., & Maharani, S. A. (2021). Analisis multimodalitas hegemonik maskulinitas dalam komik digital tentang larangan mudik pada feed Instagram Akun @jokowi. Prosiding SNADES 2021, 78–91.

Wardani, A. N. (2019). Hegemoni maskulinitas dalam Under The Greenwood Tree karya Thomas Hardy. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 2(2), 68–78. https://doi.org/10.22219/satwika.v2i2.7988

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Yusuf, F. (2023). Maskulinitas hegemonik dalam novel Natisha Persembahan Terakhir karya Khrisna Pabichara. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(3), 351–356. https://doi.org/10.31004/anthor.v2i3.145




DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v15i1.8456

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Jentera Indexed By

DOAJSINTAGoogle ScholarPKP IndexcrossrefDimensionsPKP IndexEBSCO Information ServicescilitMorarefSHERPA / RomeoEBSCO Information ServiceOCLC World Cat BASETROVEGARUDAColumbia University Libraries

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)

 

@2017 

Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti

Pusat Pengembangan dan Pelindungan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur

View My Stats