Reconstruction of Past Disasters Mitigation in Sěrat Primbon Palintangan Palinḍon Pakědutan (Add.12311): Collective Memory Studies on Maurice Halbwachs’ Perspective
Abstract
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Sĕrat Primbon Palintangan Palinḍon Pakĕdutan (Add.12311) sebagai bentuk memori kolektif masyarakat Jawa tentang bencana dan merekonstruksi potensi mitigasi bencana berbasis budaya yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan memori kolektif Maurice Halbwachs. Sumber data utama adalah manuskrip Sĕrat Primbon Palintangan Palinḍon Pakĕdutan (Add.12311) dari koleksi British Library, yang dianalisis melalui tinjauan pustaka dan analisis isi kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gempa bumi dalam teks Palindon dipahami tidak hanya sebagai fenomena alam tetapi juga sebagai indikator perubahan sosial, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan. Pengalaman mengenai konflik sosial, krisis pangan, wabah penyakit, pengungsian penduduk, dan kerentanan ekologis diorganisasikan sebagai memori kolektif yang diturunkan melalui tradisi tulis Jawa. Studi ini juga menemukan adanya kesadaran mitigasi bencana berbasis budaya, yang termanifestasi dalam kewaspadaan terhadap perubahan lingkungan, penguatan solidaritas sosial, kesiapan menghadapi krisis pangan dan kesehatan, serta pemeliharaan keseimbangan sosial-ekologis dalam menghadapi situasi krisis. Dengan demikian, teks-teks Palindon berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pengetahuan tradisional tentang bencana yang tetap relevan untuk memperkuat mitigasi bencana berbasis budaya dalam masyarakat kontemporer.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, Kalamollah, M., & Mahmud, A. (2025). Interaksi sosial pesantren dengan masyarakat Tionghoa Madura (Studi kasus pertautan pendidikan dan sosial Demangan-Pecinan di Bangkalan). El Banat, 15(1), 66–86. https://doi.org/10.54180/elbanat.2025.15.1.66-86
Amelia, S., Zulfa, Z., & Yulia, R. (2024). Memori kolektif masyarakat dalam peristiwa gempa di Kabupaten Pasaman. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 19118–19124. https://doi.org/10.31004/jptam.v8i2.15190
Astiana, Y. I. (2024). Identifikasi dampak pasca gempa bumi di Kabupaten Cianjur menggunakan WAHANA PUNA. Univesitas Winaya Mukti.
Baga, M., & Usu, N. R. (2023). Tracing collective memory and social change in the communities around Limboto Lake, Gorontalo. International Journal of Social Sciences, 6(1), 11–18. https://doi.org/10.21744/ijss.v6n1.2005
Conde-Caballero, D., Rivero-Jiménez, B., & Mariano-Juárez, L. (2021). Memories of hunger, continuities, and food choices: An ethnography of the elderly in extremadura (Spain). Appetite, 164. https://doi.org/10.1016/j.appet.2021.105267
Darojat, W. I., Saryono, D., & Zahro, A. (2024). Memori kolektif masyarakat Batavia dalam novel Al-Masih : Putra Sang Perawan karya Tasaro GK. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(1), 134–144.
Dewi, B. V. T., & Sukmawati, A. M. (2020). Pemetaan perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat pasca gempa bumi di Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Tata Kota dan Daerah, 12(2), 83–93.
Dwiadmojo, G. N. (2020). Koneksi pusat dan pinggiran: Perbandingan teks primbon Palindon Kraton Yogyakarta dan Palilindon Merapi-Merabu. Jumantara, 11(1), 19–36. https://doi.org/10.37014/jumantara.v11i1.679
Fatanti, M. N., Rahmiati, D., & Yustisia, I. R. (2019). Merawat tradisi lokal sebagai strategi pengurangan risiko bencana di Dusun Brau, Jawa Timur. IPTEK-KOM, 21(1), 75–91. http//dx.doi.org/10.33164/iptekkom.21.1.2019. hal 75-91
Firdaus, A., Lestari, F., Afiff, S. A., & Herdiansyah, H. (2023). Integration of knowledge and local wisdom for disaster resilience in Anak Krakatau volcano. Jàmbá:Journal of Disaster Risk Studies, 15(1), 1–12.
Fitriani, L. M., & Purnomo, B. (2021). Pedoman hidup dalam naskah Weddhasatmaka (Kajian intertekstual). Baradha: Jurnal Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Budaya Jawa, 1, 1–25.
Gunawan, H. (2023). Analisis peran masyarakat pesisir terhadap ketahanan pascabencana alam di desa pesisir. Jurnal Kelautan dan Perikanan Terapan (JKPT), 1, 47–52. http://dx.doi.org/10.15578/jkpt.v1i0.12062
Hammada, M. A. S., & Sampean. (2024). Modal kultural masyarakat di daerah rawan bencana di Indonesia: Kajian berdasarkan karakteristik wilayah. Humanika, 31(2), 158–171.
Hedriyanti, G., & AB, S. (2021). Peran perempuan terhadap penanggulangan bencana di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Jurnal Mimbar Kesejahteraan Sosial, 4(2), 21–37.
Husaini, S. A. (2023). Memori kolektif masyarakat terhadap bencana Situ Gintung tahun 2009. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Iqbal, K., & Widodo. (2024). Serat Jarwasasana: Representasi masyarakat Jawa dalam membangun rumah melalui perspektif Bourdieu. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2857–2870. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3901
Kamalya, N., Rifani, D., & Safitri, A. (2025). Peran pemuda dalam pelestarian kearifan lokal “Smong” di Simeulue. Sosietas: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 15(1), 33–46. https://doi.org/10.17509/sosietas.v15i1.83420
Kosim, Gunaawan, Rokhmat, J., Verawati, N. N. S. P., & Busyairi, A. (2024). Local wisdom as a foundation for earthquake disaster mitigation education to create disaster resilient generations: A case study in Lombok Island. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT), 10(2), 538–544. https://doi.org/10.29303/jpft.v10i2.8278
Krippendorff, K. H. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.
Kurniawan, H. C., & Setyawan, B. W. (2021). Upacara adat sedekah Gunung sebagai sarana mitigasi bencana letusan Gunung Merapi berbasis Local Wisdom. Al Kawnu: Science and Local Wisdom Journal, 1(1), 6–16. https://doi.org/10.18592/alkawnu.v1i1.5087
Marhadi, A., Ino, L., Sewa, R., Janu, L., Said, T., & Gaho, R. (2024). Understanding local wisdom as specific knowledge in natural disaster mitigation: An empirical lesson in Tiworo, Indonesia. Kasetsart Journal of Social Sciences, 45, 1383–1392.
Maulidin, R., Indra, I., & Abubakar, Y. (2022). Kajian tingkat kerentanan sosial terhadap masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Trienggadeng pasca gempa bumi Pidie Jaya 2016. JIPI (Jurnal IPA dan Pembelajaran IPA), 6(4), 341–355. https://doi.org/10.24815/jipi.v6i3.28353
Monteil, C., Barclay, J., & Hicks, A. (2020). Remembering, forgetting, and absencing disasters in the post-disaster recovery process. International Journal of Disaster Risk Science, 11(3), 287–299. https://doi.org/10.1007/s13753-020-00277-8
Mustofa, M., & Handini, O. (2020). Pendidikan kebencanaan berbasis kearifan lokal dalam penguatan karakter siap siaga bencana. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 4(2), 200–209. https://doi.org/10.29408/geodika.v4i2.2776
Nasser, R. (2025). ‘The Child That I Left Behind’: Memory, trauma, and the reconstruction of childhood in Nakba narratives. Frontiers in Psychology, 16, 1–14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1656549
Ndlovu, E., Prinsloo, B., & Roux, T. le. (2020). Impact of climate change and variability on traditional farming systems: Farmers’ perceptions from semi-arid Southwest Zimbabwe. Jàmbá: Journal of Disaster Risk Studies, 12(1), 1–19. https://doi.org/10.4102/jamba.v12i1.742
Nopriyasman, N., Asnan, G., Fauzi, A., Hastuti, I. P. H., Ritonga, A. H., Kurniawan, V., & Mairiska, R. (2024). Reading indigenous signs: The wisdom of Nagari communities toward natural disasters in Pasaman Barat. International Journal of Disaster Risk Reduction, 107, 104497. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2024.104497
Puspitaningrum, D. (2022). Konvergensi media dan memori kolektif masyarakat Indonesia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(11), 3675–3686.
Ragil, C., Pramana, A. Y. E., & Efendi, H. (2020). Kearifan lokal dalam mitigasi bencana di wilayah lereng Gunung Merapi Studi Kasus Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Reka Ruang, 3(1), 10–18.
Rahmadani, D., Arifin, Z., & Rahman, F. (2024). Pengetahuan lokal masyarakat pesisir pantai dan mitigasi bencana di Sumatra Barat. Jurnal Mahasiswa Antropologi dan Sosiologi Indonesia (JuMASI), 2(2), 63–76.
Rahman, A., Riyani, M., & Hanafiah. (2020). Cagar budaya dan memori kolektif: Membangun kesadaran sejarah masyarakat lokal berbasis peninggalan cagar budaya di Aceh bagian timur. Mozaik Humaniora, 20(1), 12–25. https://doi.org/10.20473/mozaik.v20i1.7513
Sakamoto, M. (2021). Transferring historical disaster memories: The 1925 North Tajima earthquake. Journal of Disaster Research, 16(2), 163–169. https://doi.org/10.20965/jdr.2021.p0163
Sandoval-Díaz, J., Navarrete-Valladares, C., Suazo-Muñoz, C., & Martínez-Labrín, S. (2023). Collective memories and previous experiences of older people in the face of disaster risk processes: Lessons learned, implications, and social support. Frontiers in Climate, 1–15. https://doi.org/10.3389/fclim.2023.1272219
Saputra, M. Z. (2025). Local wisdom and disaster-related collective memory in Indonesian communities. Disaster and Resilience, 1(1), 26–30.
Sartika, Ardilah, K., & Sholeh, K. (2024). Monumen Perjuangan Rakyat (MONPERA) dalam memori kolektif masyarakat Kota Palembang tahun 1945-1947. CARITA: Jurnal Sejarah dan Budaya, 2(2), 119–134. https://doi.org/10.35905/carita.v2i2.8683
Setiani, N. P., & Fatimah, S. (2025). Siti Manggopoh: Dalam memori kolektif masyarakat Manggopoh pada Perang Brlasting 1908. Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 5(4), 2884–2898. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i4.5862
Silviana, D., Rizky, C. G., Shafira, N. S., & Amaniyya, A. (2025). Resiliensi pascabencana: Eksplorasi pengalaman sosial dan emosional penyintas tsunami Aceh. Jurnal Intensi: Integrasi Riset PsikologI, 3(2), 35–49. https://doi.org/10.26486/intensi.v3i2.4619
Sulistiyani, A. T., & Zulfa, M. T. (2023). Smong: Kearifan lokal sebagai bentuk warisan budaya mitigasi. Jurnal Desentralisasi dan Kebijakan Publik (JDKP), 4(2), 145–160. https://doi.org/10.30656/jdkp.v4i2.7406
Walshe, R. A., Adamson, G. C. D., & Kelman, I. (2020). Helices of disaster memory: How forgetting and remembering influence tropical cyclone response in Mauritius. International Journal of Disaster Risk Reduction, 50, 1–13. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2020.101901
Wulandari, M. D., & Ulfah, N. (2021). Keterkaitan antar industri dan antar wilayah bagi perekonomian Sulawesi Barat: Studi dampak gempa. Jurnal Ekonomi dan Statistik Indonesia, 1(3), 261–267. https://doi.org/10.11594/jesi.01.03.11
Yuliardi, Y. (2025). Collective memory as a disaster preparedness instrument: A cross-country thematic analysis. Disaster and ResiliencE, 1(1), 31–35.
Zara, N., Novalia, V., Zahara, C. I., Muna, Z., Dewi, R., Siregar, S. R., & Sayuti, M. (2024). Penyuluhan pencegahan penyakit infeksi menular pascabanjir dan pembagian sembako pada masyarakat di Desa Keutapang. AUXILIUM: Jurnal Pengabdian Kesehatan, 2(1), 49–53.
DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v15i1.8517
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)
@2017
Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti
Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur





















