Gender Roles in Dahlia Rasyad’s Novel Perempuan Yang Memetik Mawar: Talcott Parsons’ Perspective
Abstract
Abstrak
Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran gender yang dikonstruksikan dalam novel Perempuan yang Memetik Mawar karya Dahlia Rasyad menggunakan perspektif sosiologi gender, yaitu teori struktural fungsional oleh Parsons (1949) dan Parsons & Bales (1995). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat dari sumber data utama, yaitu novel Perempuan yang Memetik Mawar, yang dikumpulkan melalui teknik baca dan catat. Analisis dengan cara reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan kemudian diverifikasi menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini mengonstruksikan peran gender tradisional di mana perempuan menjalankan peran ekspresif (domestik, mengasuh, memberi dukungan emosional) dan laki-laki menjalankan peran instrumental (publik, mencari nafkah). Namun, ditemukan pula representasi perempuan maskulin yang bekerja keras dan mencari nafkah, serta laki-laki feminim yang melakukan pekerjaan domestik dan memberi dukungan emosional. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam studi sosiologi gender, sekaligus menjadi sarana kritik sosial terhadap ketidaksetaraan gender dalam masyarakat Indonesia, khususnya dalam konteks budaya lokal Sumatera Selatan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdulai, A. M., Iddrisu, O. A., Osman, A., & Iddrisu, A. B. (2025). Leadership integrity: A strategic pillar for ethical decision-making and organizational excellence. Advances in Research, 26(1), 65–73. https://doi.org/10.9734/air/2025/v26i11233
Ahmed, L. (1992). Women and gender in Islam. Yale University Press.
Anwar, A. S., & Sofi’i, I. (2024). Konsep dan isu gender dalam perspektif Islam: Studi telaah kedudukan laki-laki dan wanita dalam pandangan Islam. Jurnal Paris Langkis, 5(1), 151–161. https://doi.org/10.37304/paris.v5i1.15494
Badrunnisa, H., & Haryanti, N. D. (2025). Maskulinitas dalam novel Hilda (Cinta, Luka, dan Perjuangan) dengan novel Cinta dalam Mimpi karya Muyassarotul Hafidzoh. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Serta Pengajarannya, 3(1), 394–409.
Bellini, F., & Lomazzi, V. (2024). Changing work values: Beyond Hustle culture. Sociológia: Slovak Sociological Review, 56(6), 555–580. https://doi.org/10.31577/sociologia.2024.56.6.20
Birahmatika, Z, P., Robert, R, Y., U. (2025). Representasi ketidakadilan gender tokoh perempuan dalam novel Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 329–343. https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.30777
Brenner, S. (1996). Reconstructing self and society: Javanese Muslim women and “The Veil.” American Ethnologist, 23(4), 673–697. https://doi.org/10.1525/ae.1996.23.4.02a00010
Butler, J. (2004). Undoing gender. Routledge.
Chairunnisah, A., & Kurnia, L. (2023). Hustle culture in social media: Exploring the imagined success in the modern era. Athena: Journal of Social, Culture and Society, 1(4), 180–191. https://doi.org/10.58905/athena.v1i4.151
Connell, R. W., & Messerschmidt, J. W. (2005). Hegemonic masculinity. Gender & Society, 19(6), 829–859. https://doi.org/10.1177/0891243205278639
Dalimoenthe, I. (2020). Sosiologi gender. PT. Bumi Aksara.
Eagly, A. H., Beall, A. E., & Sternberg, R. J. (2004). The psychology of gender. The Guilford Press.
England, P. (2010). The gender revolution. Gender & Society, 24(2), 149–166. https://doi.org/10.1177/0891243210361475
Fakih, M. (2008). Analisis gender dan transformasi sosial. INSISTPress.
Fatihrahma, M., Hilmiyatun, H., & Amrullah, R. (2025). Budaya patriarki dalam tradisi Sasak Lombok (Analisis Wacana Kritis dalam Kumpulan Cerpen Jangan Pulang Jika Kamu Perempuan karya Riyana Rizki). SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 4(10), 2355–2365. https://doi.org/10.55681/sentri.v4i10.4789
Gerçek, M. (2025). Balancing demands and resources along the work–family continuum of working mothers: Insights from a meta-synthesis study. Journal of Family Issues, 46(5), 827–858. https://doi.org/10.1177/0192513X241299418
Hasmawati, H., D., D., & Hanum, I. S. (2020). Ketidakadilan gender tokoh utama perempuan dalam novel Stay With Me Tonight karya Sofi Meloni. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 4(3), 401. https://doi.org/10.30872/jbssb.v4i3.2940
Herawati, L., Nuryatin, A., Supriyanto, T., & Doyin, M. (2025). Sikap perempuan terhadap eksploitasi pada novel Bumi Manusia, Nyai Gowok, Re: dan Perempuan: Kajian feminisme. Aksara, 37(1), 106–121. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v37i1.4781.106-121
Jabeen, S., Haq, S., Jameel, A., Hussain, A., Asif, M., Hwang, J., & Jabeen, A. (2020). Impacts of rural women’s traditional economic activities on household economy: Changing economic contributions through empowered women in rural Pakistan. Sustainability, 12(7), 2731. https://doi.org/10.3390/su12072731
Kabeer, N. (2020). Women’s empowerment and economic development: A feminist critique of storytelling practices in “Randomista” economics. Feminist Economics, 26(2), 1–26. https://doi.org/10.1080/13545701.2020.1743338
Kandiyoti, D. (1988). Bargaining with patriarchy. Gender & Society, 2(3), 274–290. https://doi.org/10.1177/089124388002003004
Karwati, L. (2021). Menolak subordinasi gender berdasarkan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan nasional menjelang bonus demografi 2035. Jendela PLS, 5(2), 122–130. https://doi.org/10.37058/jpls.v5i2.2713
Khair, R., & Tarauni, H. (2025). Dominasi patriarki dan marginalisasi tokoh perempuan subaltern dalam novel Lail wa Qudbhan karya Najib Al-Kailani. Lingua Franca, 4(1), 112–130. https://doi.org/10.37680/linguafranca.v4i1.7794
Kimmel, M. (2011). Gender society. Oxford University Press.
Latifah, A. N., Lase, E. J., & Dewi, T. K. S. (2025). Identitas gender dan kebebasan: Kajian feminisme eksistensialis dalam novel Pasung Jiwa karya Okky Madasari. 16(1), 48–64. https://doi.org/10.31503/madah.v16i1.890
Listiani, H. D., Sukesi, K., & Wike, W. (2025). On perishing poverty and patriarchy: A narrative inquiry exploring women's agency in rural Java. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(1), 138–147. https://doi.org/10.23887/jish.v14i1.88932
Marselina, S. (2025). Bentuk ketidakadilan gender pada tokoh Ni Luh Sekar dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Bahastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 221–228. https://doi.org/10.30743/bahastra.v9i2.9628
Maulana, Moh. F. (2024). Sosiologi gender. PT. Kompas Media Nusantara.
Moeleong, L. J. (2010). Metode penelitian kualitatif (Revisi). PT. Remaja Rosdakarya.
Moura, T. (2024). Transforming harmful representations, investigating violence and empowering care practises in masculinities. Frontiers in Sociology, 9. https://doi.org/10.3389/fsoc.2024.1416303
Neang, E. H. D., Bura, T., & Mutmainnah, F. A., & Yuanti, A. (2025). Analisis kesetaraan gender dalam rumah tangga keluarga modern dalam penerapan di lingkungan pasutri (Pengantin yang Menikah Mudah). WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(1), 321–334. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i1.629
Paredes, K. R., Silvestre, A. M., & Buna, T. (2025). Reversing traditional gender roles: Narratives of househusbands with working wives. Journal of Interdisciplinary Perspectives, 3(6). https://doi.org/10.69569/jip.2025.208
Parsons, T. (1949). The structure of social action. The Free Press.
Parsons, T., & Bales, R.F. (1995). Family: Socialization and interaction process. The Free Press.
Prikusuma, A. R., & Pamungkas, O. Y. (2024). Konflik batin tokoh Ibu dalam novel Ibuku (Tidak) Gila karya Anggie D. Widowati: Studi Psikologi Kurt Lewin. RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies, 4(01), 22–36. https://doi.org/10.53863/jrk.v4i01.1059
Ram, W. (2025). Peran gender dan transformasi struktur keluarga Indonesia di era society 5.0. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(3), 669–680. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i3.7867
Ramli, U., & Basri, L. (2021). Peran gender pada masyarakat bugis. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 7(1), 78–89. https://doi.org/10.33506/jn.v7i1.1524
Rasyad, D. (2019). Perempuan yang memetik mawar (ketiga). Terusan Tua.
Risman, B. J. (2004). Gender As a Social Structure. Gender & Society, 18(4), 429–450. https://doi.org/10.1177/0891243204265349
Saptiyakananta, D. R., Fiona, E. B. N., Martshelia, N. D., Fadhillah, N., & Afifah, P. D. (2023). Kajian feminisme dan nilai-nilai pendidikan dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala. Journal of Creative Student Research, 1(6), 10–18. https://doi.org/10.55606/jcsrpolitama.v1i6.2894
Savitri, K., & Suyanto, S. (2024). Analisis Wacana Kritis Sara Mills terhadap Novel Perempuan Yang Menangis Kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo. Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 3(1), 27–37. https://doi.org/10.14710/wjsbb.2024.16921
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Sukiati, & Mohd Nor, M. R. (2023). Adaptation of polygamous couples: The experiences of living Indonesian women. Asian Women, 39(4), 59. https://doi.org/10.14431/aw.2023.12.39.4.59
Sulistiawati, A., & Nasution, K. (2022). Upaya penanaman pendidikan karakter di sekolah dasar: telaah pendekatan struktural fungsional Talcott Parsons. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 4(1), 24–33. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v4i1.1839
Tanjung, R. R., Lubis, M. R., Hasibuan, S., & Dasopang, N. (2025). Kritik feminis terhadap representasi gender dalam media. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 13(1), 57–68. https://doi.org/10.30868/am.v13i01.8439
Taufik, M., Suhartina, S., & Hasnani, H. (2022). Persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender dalam keluarga. SOSIOLOGIA: Jurnal Agama dan Masyarakat, 1(1), 51–66. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v1i1.3396
Umniyyah, Z., Wardhani, Y. K., & Rahayu, N. (2024). Representasi keperempuanan dan sistem patriarki dalam novel Tarian Bumi karya Oka Rusmini. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(3), 384–395. https://doi.org/10.53769/deiktis.v4i3.688
Walby, S. (1991). Theorizing patriarchy. Basil Blackwell.
Zhao, X., & Roberts, S. (2025). To hell with toxic masculinity?: a case for retaining a debated concept. Journal of Gender Studies, 35(2), 422–432. https://doi.org/10.1080/09589236.2025.2493260
DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v15i1.8553
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)
@2017
Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti
Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur





















