The Representation Of Lakes As Traces Of Curses And Punishment In Indonesian Folklore: An Ecocritical Study
Abstract
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan cerita rakyat asal-usul danau di Nusantara yang tidak hanya menjelaskan fenomena geografis, tetapi juga merepresentasikan hubungan antara perilaku manusia dan perubahan lingkungan sebagai konsekuensi pelanggaran nilai moral dan sosial. Penelitian ini bertujuan mengungkap narasi kutukan dan hukuman dalam cerita rakyat danau di Nusantara melalui pendekatan ekokritik sastra menggunakan enam konsep Garrard (2012), yaitu pollution, wilderness, apocalypse, dwelling, animals, dan earth. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tujuh cerita rakyat, yaitu Asal-Usul Danau Toba, Danau Laut Tawar, Lau Kawar, Danau Maninjau, Legenda Bulalo La Limutu, Telaga Warna, dan Danau Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa danau dalam cerita rakyat tidak hanya dimaknai sebagai konsekuensi moral atas tindakan manusia, tetapi juga merepresentasikan respons ekologis terhadap terganggunya keseimbangan lingkungan serta berfungsi sebagai ruang ekologis baru yang menopang kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di sekitarnya. Selain itu, cerita rakyat berfungsi sebagai sarana pendidikan (pedagogical device) yang menanamkan nilai moral, norma sosial, serta kesadaran ekologis bahwa manusia merupakan bagian dari alam, bukan penguasa alam (anthropocentric).
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfisyah, Aprianti, Y., & Azkia, L. (2023). Folksgames Banjar (Issue January). CV. Batang.
Andalia, N., Ridhwan, M., & Akmal, N. (2022). Dominasi jenis ikan yang terdapat di Danau Laut Tawar sebagai media pembelajaran zoologi. Serambi Konstruktivis, 4(1), 63–70.
Ardhyantama, V. (2017). Pendidikan karakter melalui cerita rakyat pada siswa sekolah dasar. Indonesia Journal of Primary Education, 1(2), 95–104. https://doi.org/10.17509/ijpe.v1i2.10819
Batubara, A., & Nurizzati. (2020). Struktur dan fungsi sosial cerita rakyat legenda asal usul Kampung Batunabontar. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 8(1), 1–9. https://doi.org/10.24036/81088680
Danandjaja, J. (1984). Folklor Indonesia. Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Grafiti Pers, 1984.
Endah, N. H., & Nadjib, M. (2017). Pemanfaatan dan peran komunitas lokal dalam pelestarian Danau Maninjau. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 25(1), 55–67.
Fadhilla, I., Aminullah, Z. P., & Wahyunengsih. (2023). Human-animal relationship from the perspective of Deleuze-Guattari: Ecocriticisim approach to short stories in Kompas.Id. Akasara, 37(2025), 77–91. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v37i1.4855.77- 91
Franige, R., Alvaro, A., Prayogi, R., & Riadi, B. (2025). Nilai moral dalam mitos Naga Mas Danau Ranau pada masyarakat Desa Sukau. Sintaksis: Publikasi Para Ahli Bahasa dan Sastra Inggris, 3(1), 132–141. https://doi.org/10.61132/sintaksis.v3i1.1285
Garrard, G. (2012). Ecocriticism (Second edi). Routledge Taylor & Francis Group.
Harahap, R. S. B., Pramita, A., & Sariyati, I. (2025). Typology of myth between the legend of Lake Toba and the creator of Lake Chala. ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities, 8(1), 268–277. https://doi.org/10.34050/els-jish.v8i1.43611
Hasim. (2018). Perspektif ekologi politik kebijakan pengelolaan Danau Limboto. Jurnal Ilmu Administrasi, 7(1), 44–52. http://dx.doi.org/10.31314/pjia.7.1.44-52.2018
Juliastuty, D. (2018). Kutukan menjadi batu pada lima legenda di Indonesia. Balai Bahasa Kalimantan Barat, 12(1), 20–21.
Kusyani, D., Ray, S. A., Febriyana, M., & Ahyunnisa, D. (2025). Eksplorasi kearifan ekologis dalam cerita rakyat Putri Lopian dari Sumatera Utara: Perspektif ekokritik. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1232–1241. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21343
Leoni, T. D., & Indrayatti, W. (2017). Muatan kearifan lokal dalam cerita rakyat Kepulauan Riau. Jurnal Kiprah, 5(2), 61–80. https://doi.org/10.31629/kiprah.v5i2.308
Masrun, Z. Z., & Nastiti, D. M. (2021). Pola perjalanan wisata di kawasan Dataran Tinggi Dieng. Jurnal of Tourism and Creativity, 5(805), 28–35.
Molelong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nabila, Z. A., Queena, N., & Putri, H. (2025). Representasi isu lingkungan dalam dongeng p5 Mengusir Mesin Raksasa karya Rama
Aji : Kajian ekokritik Greg Garrard. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa Dam Sastra, 11(2), 1580–1595.
Nita. (2024). Legenda asal muasal Danau Tes. Hikam Media Utama.
Nurhuda, P., Anoegrajekti, N., & Attas, S. G. (2021). Nilai moral dan budaya dalam cerita rakyat Sakera dari Pasuruan. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 10(2), 197–208. https://doi.org/10.26499/jentera.v10i2.4364
Putri, R. A. S., Saputra, F., Mirandi, R., & Sopar. (2025). Strategi pelestarian folklore dalam masyarakat di Gampong Mugo Rayeuk Kecamatan Panton Reu Kabupaten Aceh Barat. Sagita Academia Journal, 3(3), 71–76. https://doi.org/10.61579/sagita.v3i3.494
Putriani, A., Syihabuddin, Destiani, Wahyuni, S., Simatupang, Y. J., & Sumitro, D. S. (2025). Eco-simbolis dalam narasi Kaba Siti Baheram: Perspektif ekokritik terhadap alam dan manusia. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 14(2), 297–321. https://doi.org/10.26499/jentera.v14i2.8423
Qur’ani, H. B. (2021). Citra tokoh perempuan dalam cerita rakyat Jawa Timur. Jentera: Jurnal Kajian Sastra, 10(2), 176–187. https://doi.org/10.26499/jentera.v10i2.1468
Rahmawati, I. S., Sutrisna, D., & Nisya, R. K. (2023). Nilai-nilai kearifan lokal dan pendidikan karakter dalam cerita rakyat Lutung Kasarung. Jurnal Education, 9(2), 1147–1157. https://doi.org/10.31949/educatio.v9i2.4397
Rosya, D. (2020). Dongeng Nusantara pilihan dari 34 provinsi. Laksana.
SIDANAU. (n.d.). Sistem informasi danau Indonesia. https://sidanau.brin.go.id/
Siregar, M. S., & Nirmawan. (2025). Representasi budaya lokal pada Legenda Danau Toba di era digital. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 942–951. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6238
Sitorus, H., & Kodrat, K. F. (2024). Analisis keanekaragaman spesies ikan di Danau Lau Kawar: Studi kasus ekosistem air tawar yang terancam. BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology), 7(1), 2053–2059.
Sugiarti, Andalas, E. F., & Bhakti, A. D. P. (2023). Motif durhaka dalam cerita rakyat Nusantara. Jurnal Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 7(2), 593–605. https://doi.org/10/22210/ satwika.v7i2. 31388
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tampubolon, A. N., Siregar, R. T., Manullang, M., & Damanik, S. E. (2020). Pengelolaan sumber daya alam berbasis masyarakat lokal tepi Danau Toba Kabupaten Simalungun. Jurnal Regional Planning, 2(2), 67–78. https://doi.org/10.36985/jrp.v2i2.595
Tista, D., Akhyaruddin, & Saputra, A. B. (2025). Pesan moral dalam cerita rakyat asal mula Batu Bangkai di Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo. Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 11(2), 207–214. https://doi.org/10.30595/mtf.v12i2.28503
Twinanda, V., Rukiyah, S., & Fitriani, Y. (2025). Unsur budaya dan nilai pendidikan karakter dalam cerita rakyat Sumatera Barat Legenda Danau Kembar. Pembahsi: Jurnal Pembelajaran Bahasa Indonesia, 15(2), 169–182. https://doi.org/10.31851/pembahsi.v15i2.17893
Widiono, A., Pratami, F., & Zahra, A. N. (2026). Simbol alam dalam legenda asal usul Danau Ranau (Kajian ekokritik sastra). Seulas Pinang: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(1), 41–47.
Wijayanti, D. (2019a). Dongeng asal-usul Nusantara (2019th ed.). Desa Pustaka Indonesia.
Wijayanti, D. (2019b). Ensiklopedia dongeng dan cerita rakyat Nusantara. Desa Pustaka Indonesia.
Wulandari, Y. (2016). Batu, kutukan, penyesalan: Pendidikan karakter bagi anak dalam cerita rakyat Indonesia (Issue 1). https://doi.org/10.31227/OSF.IO/8WJTG
Zaharani, Y., Nurcahyawati, E., & Hoirunnisa. (2025). Pesan moral dan nilai kehidupan dalam unsur kepercayaan cerita rakyat Gromore Studio. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni Dan Budaya, 7(3), 641–649. https://doi.org/10.30998/vh.v7i3.14007
DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v15i1.8556
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)
@2017
Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti
Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur





















