Cross-Cultural Comparative Literature as a Pedagogical Strategy in Advanced BIPA Classes

Ayu Puspa Nanda, Helvy Tiana Rosa, Muhamad Fajar Rizkia, Rahmi Yulia Ningsih, Sifa Awalunisa Al Mugni

Abstract


Teaching Indonesian to Foreign Speakers (BIPA) at the advanced level requires teaching strategies that focus not only on language proficiency but also on developing cultural competence and the courage to express oneself. This article examines the application of a cross-cultural comparative literature approach through the medium of folktales and poetry as a pedagogical strategy in teaching advanced BIPA. This study uses a reflective qualitative approach based on teaching experiences at Multimedia Nusantara University. This study involved a total of 10 subjects. The majority of the subjects came from South Korea, while the remaining came from Japan and Thailand. Data collection was conducted through participatory observation, audiovisual documentation in the form of storytelling and poetry reading activities, and learner portfolios. The results show that this strategy can significantly improve cultural awareness, learning motivation, courage to express oneself, and expressive language competence among BIPA learners. By using the cultural background and literary experiences of BIPA learners as a starting point, literature acts as an affective and cultural bridge that facilitates dialogic and meaningful learning. These findings offer a new pedagogical perspective in BIPA teaching that is oriented towards strengthening identity and cross-cultural literacy.

Abstrak
Pengajaran Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) di tingkat lanjut memerlukan strategi pengajaran yang tidak hanya berfokus pada kemahiran berbahasa, tetapi juga pada pengembangan kompetensi budaya dan keberanian untuk mengekspresikan diri. Artikel ini mengkaji penerapan pendekatan sastra bandingan lintas budaya melalui media cerita rakyat dan puisi sebagai strategi pedagogis dalam pengajaran BIPA tingkat lanjut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif reflektif berdasarkan pengalaman mengajar di Universitas Multimedia Nusantara. Penelitian ini melibatkan total 10 subjek. Mayoritas subjek berasal dari Korea Selatan, sedangkan sisanya berasal dari Jepang dan Thailand. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, dokumentasi audiovisual dalam bentuk kegiatan bercerita dan pembacaan puisi, serta portofolio pembelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi ini secara signifikan dapat meningkatkan kesadaran budaya, motivasi belajar, keberanian berekspresi, serta kompetensi berbahasa ekspresif pada pembelajar BIPA. Dengan menggunakan latar belakang budaya dan pengalaman sastra pembelajar BIPA sebagai titik tolak, sastra berperan sebagai jembatan afektif dan budaya yang memfasilitasi pembelajaran yang dialogis dan bermakna. Temuan ini menawarkan perspektif pedagogis baru dalam pengajaran BIPA yang berorientasi pada penguatan identitas dan literasi lintas budaya.

Keywords


BIPA; Folktales; Expressive Competence; Cross-Cultural Pedagogy; Poetry; Comparative Literature

Full Text:

PDF

References


Adnyani, N. L. P. S., Sutaparamarta, I. M., Sudana, P. A. P., Suparwa, I. N., & Satyawati, M. S. (2014). Development of contextual BIPA teaching materials based on local Balinese culture. Proceedings of the Second National Seminar on Innovative Research, 73–77. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.20434.07366

Bahtiar, A. (2018). Sastra warna lokal Betawi sebagai bahan pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(1), 80–91. https://doi.org/10.24090/insania.v23i1.2008

Bassnett, S. (1993). Comparative literature: A critical introduction. Blackwell.

Cahya, P., & Ramadhana, M. A. (2023). Pembelajaran berbasis budaya untuk bahasa Indonesia sebagai bahasa asing di Yogyakarta. Jurnal Dieksis ID, 3(2), 84—98. https://doi.org/10.54065/dieksis.3.2.2023.349

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Gulton, N., & Mulyati, Y. (2023). Southeast Asian folklore: A comparative study as an alternative teaching material for BIPA. Jurnal Onoma: Education, Language, and Literature, 9(2), 1090–1098. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2487

Halawa, S., Bukit, B., Panjaitan, L. D., & Nasution, J. (2023). Pengaruh pengajaran keterampilan menulis bagi pemelajar BIPA tingkat pemula. Jurnal Ilmiah Aquinas, 6(1), 48—53. https://doi.org/10.54367/aquinas.v6i1.2300

Ikanubun, L. E., & Pau, A. M. (2025). Project-based learning in Indonesian language: A systematic literature review. Inovasi Kurikulum, 22(2), 749—766. https://doi.org/10.17509/jik.v22i2.81328

Iriani, F. (2023). Diplomasi budaya Indonesia di Korea Selatan melalui program bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) Tahun 2021—2022. E-Journal Ilmu Hubungan Internasional, 11(2), 511—525.

Liddicoat, A. J., Papademetre, L., Scarino, A., & Kohler, M. (2003). Report on intercultural language learning. Australian Government Department of Education, Science, and Training.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Melinda, S., & Muzaki, H. (2023). Folktales as an effort to introduce Indonesian language and culture in BIPA learning. Semantika: Jurnal Ilmiah Kajian Bahasa dan Sastra, 5(1), 1–8. https://doi.org/10.22437/semantika.v5i1.25219

Nafi'ah, W. N. H., Suyitno, I., & Andajani, K. (2024). Development of teaching materials for critical reading of literary texts for advanced BIPA learners. Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 14(2), 589–601. https://doi.org/10.23969/literasi.v14i2.12529

Nirmala, A. A., Mulyono, T., Anwar, S., Riyanto, A., Asriyani, W., & Mulyaningrum, S. (2025). Metode membaca estetik dalam peningkatan literasi sastra tegalan Mahasiswa BIPA. Indonesian Journal of Empowerment, Service, and Training (IJEST), 1(3), 187—196.

Pangesti, F., & Wurianto, A. B. (2018). Development of cross-cultural-based BIPA teaching materials through a contextual-communicative approach. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(2), 342–353. https://doi.org/10.31571/bahasa.v7i2.1017

Pasaribu, F. Y., Situmorang, D. M., Pardede, N. C., & Harahap, S. H. (2026). Telaah pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal untuk penguatan kompetensi interkultural. BASTRA: Bahasa dan Sastra, 11(2), 1011—1020. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2621

Prihatini, A. (2023). Perkembangan penelitian pembelajaran bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua: Analisis bibliometrik. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(1), 56—75. https://doi.org/10.22219/kembara.v9i1.23216

Putri, A. R. D. (2025). Model pembelajaran BIPA untuk menguatkan identitas budaya dan nasionalisme bagi anak diaspora. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Special Edition Lalongét VI, 1424—1444. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21865

Rahmaputri, W. S., Shafira, A. W., Faradilla, A., & Febriyanti, S. D. (2025). Development of Indonesian speaking teaching materials based on social and cultural for BIPA 5. AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(2), 139—151. https://doi.org/10.21009.Aksis.090202

Riana, D. R. (2020). The immersion approach in teaching Indonesian to foreign speakers (BIPA). Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA), 2(1), 36–47. https://doi.org/10.26499/jbipa.v2i1.2565

Romadhon, S., Yulianto, B., Mulyono, Soepardjo, D., & Savitri, A. D. (2026). Kajian etnolinguistik pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing (BIPA) lintas Budaya Eropa. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 378—392. https://doi.org/10.19105/ghancaran.v7i2.20558

Romadhon, S., Yulianto, B., Mulyono, Suyatno, Soepardi, D., & Yuniseffendri. (2025). Etnopedagogi genre fanfiction: Alternatif pembelajaran menulis bagi pemelajar BIPA di KBI Brussels. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Special Edition Lalongét VI, 1407—1423. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21804

Salama, P., & Kadir, H. (2022). The use of culture-based BIPA learning media. Jambura Journal of Linguistics and Literature, 3(1), 91–99. https://doi.org/10.37905/jjll.v3i1.14221

Sambas, C. M., Napitupulu, M. F., & Syaputra, E. (2022). Pembelajaran BIPA terintegrasi budaya Indonesia. Jurnal Multidisiplin Dehasen, 1(3), 103—108.

Saproah, R., Yonanda, D. A., Yanto, A., & Rosidah, A. (2025). Model pemanfaatan cerita rakyat dalam pengembangan literasi budaya siswa sekolah dasar: Systematic literature review. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(1), 154—168. https://doi.org/10.23969/jp.v11i01.43978

Sari, Y. (2024). The role of literature in Indonesian language learning. Journal of Language and Culture Education, 3(2), 211–222. https://doi.org/10.31980/jpbb.v3i2.2987

Schön, D. A. (1983). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. Basic Books.

Senjawati, D., Idris, N. S., & Sundusiah, S. (2023). BIPA-2 reading-writing e-module design using integrative approach and multicultural based. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(4), 2433—2449. http://dx.doi.org/10.35931/aq.v17i4.2305

Siswanto, W., Sulistyorini, D., Ariani, D., Asteria, P. V., & Mamat, M. B. (2025). self-transformation of BIPA learners through the re-writing of folklore: A hermeneutic approach to cultural values and character. Ghâncaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Special Edition Lalongét VI, 854—869. https://doi.org/10.19105/ghancaran.vi.21598

Somantri, D., & Dewi, D. A. (2025). Revitalization of Cirebon-Indramayu folktales in strengthening literacy of elementary school students. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 8(2), 425—439. https://doi.org/10.24256/pijies.v8i2.7029

Suyitno, I. (2017). Norma pedagogis pembelajaran bahasa Indonesia untuk penutur asing: deskripsi teoretis dan hasil kajian empiris. PT Refika Aditama.

Suyitno, I., Andajani, K., Kritis, M., Sastra, T., & Mahir, T. (2024). Pengembangan bahan ajar membaca kritis teks sastra untuk pembelajaran BIPA tingkat mahir. Literasi, 14(2), 589–601. https://doi.org/10.23969/literasi.v14i2.12529

Tomlinson, B. (2007). Developing materials for language teaching (2nd ed.). Continuum. https://doi.org/10.5040/9781474210533

Turahmat, T., Afandi, M., & Syamsi, A. (2023). Expressing emotions in the activity "Write a Poem": An investigation of literacy abilities. Indonesian Language Education and Literature, 9(1), 130–142.

Wellek, R. (1970). The name and nature of comparative literature. In Discriminations: Further Concepts of Criticism (pp. 1—36). Yale University Press.

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Zurviana, E., Halimah, H., Yulianeta, Y., & Cahyani, I. (2025). Middle Eastern and Indonesian folktales as BIPA teaching materials: Structural analysis and cultural values. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(2), 1040—1050. https://doi.org/10.22219/kembara.v11i2.41153




DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v15i1.8577

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Jentera Indexed By

DOAJSINTAGoogle ScholarPKP IndexcrossrefDimensionsPKP IndexEBSCO Information ServicescilitMorarefSHERPA / RomeoEBSCO Information ServiceOCLC World Cat BASETROVEGARUDAColumbia University Libraries

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)

 

@2017 

Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti

Pusat Pengembangan dan Pelindungan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur

View My Stats