Mengungkap Xenoglosofilia pada Daftar Menu Kafe sebagai Ancaman terhadap Pergeseran Bahasa Indonesia
Abstract
Abstrak
Xenomania muncul karena keinginan masyarakat dalam menggunakan bahasa asing dibandingkan bahasa Indonesia disebabkan bahasa asing terkesan lebih menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk serta faktor pengunaan xenomania pada daftar menu kafe di Kota Cirebon. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan metode penelitian menggunakan metode padan translasional. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan teknik simak bebas libat cakap, cakap semuka dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah daftar menu kafe di Jalan Perjuangan Kota Cirebon, dengan data berupa nama-nama menunya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya xenomania yakni sebanyak 162 dari 224 nama menu atau sekitar 72.32% menggunakan istilah asing. Hanya 62 diantaranya yang menggunakan Bahasa Indonesia. Penelitian ini menyoroti ancaman terhadap pergeseran bahasa Indonesia dalam istilah makanan pada daftar menu yang ditimbulkan oleh xenomania. Terjadinya xenomania dalam daftar menu, menekankan pentingnya kesadaran berbahasa Indonesia sesuai yang tercantum dalam Permendikdasmen No. 2 Tahun 2025
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. CV Jejak (Jejak Publisher).
Arsanti, M., & Setiana, L. N. (2020). Pudarnya Pesona Bahasa Indonesia di Media Sosial (Sebuah Kajian Sosiolinguistik Penggunaan Bahasa Indonesia). Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 1–12. https://103.114.35.30/index.php/lingua/article/view/4314
Arwinda, D., & Yanuar, I. D. (2024). Pengaruh Penggunaan Bahasa Inggris pada Menu (Makanan dan Minuman) Cafe dalam Meningkatkan Minat Pengunjung. Journal of Sharia Tourism and Hospitality, 2(2), 45–61. https://doi.org/10.70095/jetour.v2i2.80
Chaer, A., & Agustina, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2012). Educational Research (Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative). Pearson.
Fadhilah, A. N., Nikmah, N. F. A., Hermanto, A. S., Balqis, A., Falda, T. A. R., & Arum, D. P. (2024). Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Pemasaran Digital E-Commerce: Studi Kasus Iklan Shopee. Jurnal Bahasa Daerah Indonesia, 1(2), 14-14. https://doi.org/10.47134/jbdi.v1i2.2355
Firdaus, A. Y., Novitasari, N. F., & Ardiyansyah, S. Y. (2025). Dampak Xenomania Bahasa terhadap Bisnis Kuliner di Delapan Destinasi Wisata di Daerah Sekitar Tapal Kuda Jawa Timur. Diglossia: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesusastraan, 16(1), 366–380.
Hadi, D. A., Prayitno, H. J., Sumardjoko, B., Afiahah, N. A., Kartini, N. H., & Jamaluddin, N. (2024). Criticism of Xenoglossophilia in National Competition Pamphlets and Its Implementation with Presidential Decree Number 63 of 2019 (Issue 63). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-226-2_5
Harahap, T. R. (2013). Bahasa Menunjukkan Bangsa: Studi Kasus Xenoglosofilia dalam Daftar Menu. Jurnal Widyaparwa, 19(September), 35–44.
Haryanti, P., Hija, ulfa nurul, Waljinah, S., & Rahmawati, laili etika. (2019). Analisis Wacana Daftar Menu Makanan Berpendekatan Sosial Budaya Masyarakat. In Prosiding University Research Colloquium, 69–76.
Husnullail, M., & Jailani, M. S. (2024). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data dalam Riset Ilmiah. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 70-78.
Idris, N. S., & Sudana, U. (2019). Persepsi masyarakat terhadap Penggunaan Bahasa Asing di Ruang Publik. In Seminar Internasional Riksa Bahasa.
Hija, U. N., & Nasucha, Y. (2020). Analisis Bahasa Asing Pada Daftar Menu Kafe Coffe’dangan The Mochi Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Teks Prosedur. In Universitas Muhammadiyah Surakarta (Issue 1).
Khasanah, I., Laksmita, D., Tilman, R. D. C., & Rizky, R. (2015). Fenomena Penggunaan Bahasa Asing dalam Penamaan Bisnis Kuliner di Kawasan Soekarno Hatta Kota Malang. Jurnal Lingkar Widyaiswara, 2(1), 1-11.
Kridalaksana, H. (2011). Kamus Linguistik. PT Gramedia Pustaka Utama.
Kusumawati, T. indah. (2018). Peranan Bahasa Indonesia Dalam Era Globalisasi. Tri Indah Kusumawati, VIII(2), 68–77.
Lanin, I. (2018). Xenoglosofilia: Kenapa harus Nginggris? PT. Kompas Media Nusantara.
Mahsun, M. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, Metode dan Tekniknya. PT. Raja Grafindo Persada.
Misbahuddin, M. (2020). Fungsi, hakikat dan wujud bahasa. INTAJUNA: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian, Produk Bidang Pendidikan Bahasa Arab, 3(2), 104-112.
Nopri, H. (2008). Xenoglosofilia di Indonesia - Suatu Kelainan Psikolinguistik? ProZ.Com.
Nugrahani, D. F. MH (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa (Vol. 1, Issue 1).
Pratama, R. S., Aditya, F., Daely, V. G., & Febriana, I. (2024). Peran Bahasa Indonesia Dalam Pembangunan Bangsa. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(3), 65-71. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i3.607
Putri, N. P. (2017). Eksistensi Bahasa Indonesia Pada Generasi Millennial Nimas. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(1), 45–49.
Rahmawati, K. D., Yulianeta, Y., Hardini, T. I., Sunendar, D., & Fasya, M. (2022). Xenoglosofilia: Ancaman Terhadap Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal Penelitian Pendidikan, 22(2), 168–181. https://doi.org/10.17509/jpp.v22i2.48110
Siswanto, S., Basori, B., Yektiningtyas, W., & Firdaus, W. (2025). Makanan Tradisional Sentani dalam Perspektif Linguistik Kuliner. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 14(1).
Sitepu, T., & Rita. (2017). Bahasa Indonesia sebagai Media Primerkomunikasi Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(1), 67–73.
Sitorus, J. P. (2019). Mengenal Tata Bahasa Indonesia. Evernity Fisher Media.
Sudaryanto, S. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Sanata Dharma University Press.
Suciartini, N. N. A. (2018). Pemertahanan Bahasa Bali dalam Parodi “Hai Puja”. Sirok Bastra, 6(1), 51-65. https://doi.org/10.37671/sb.v6i1.112
Sukirman, S. (2021). Beberapa Aspek dalam Kedwibahasaan (Suatu Tinjaun Sosiolinguistik). Jurnal Konsepsi, 9(4), 191-197.
Supriyadi, A. (2020). Perubahan, Pergeseran, dan Pemertahan Bahasa. Cakrawala Bahasa, 9(2), 36–48. https://doi.org/10.33387/j.cakrawala.v9i2.2775
Soemantri, K. P. (2023). Gastropolitan: A Gastronomic Journey through Jakarta's Contemporary Food Scene. Gramedia Pustaka Utama.
Wahidah, B. Y. K. (2021). Perbedaan Jenis Frasa Nominal dan Kata Majemuk Nomina. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(3), 278–285. https://doi.org/10.5281/zenodo.5564696
Zamil, M. (2015). Menghindar dari Bias: Praktik Triangulasi dan Kesahihan Riset Kualitatif. Jurnal Lisan Al-Hal, 7(2), 283–304. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v9i2.97
DOI: https://doi.org/10.26499/rnh.v15i1.7352
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ranah: jurnal Kajian Bahasa diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP) is licensed under CC BY-SA 4.0
©2017a
Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur
Pos-el: jurnalranahbahasa@gmail.com
Telepon: (021) 4706287







