Profil Pembelajaran Membaca di Sekolah Menengah Atas sebagai Landasan Pengembangan Model Pembelajaran Kreatif melalui Pedagogi Digital
Abstract
Furthermore, questionnaire results demonstrate that students’ abilities in language analysis and literary appreciation through reading instruction have not developed optimally, either in depth or in accordance with learners’ needs for creative expression and meaning-making. Overall, the findings suggest that reading instruction at the senior high school level necessitates the development of an innovative, digitally mediated learning model that emphasizes creativity enhancement, provides expanded learning spaces, and fosters student motivation in a more optimal and sustainable manner.
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil pembelajaran membaca di SMA sebagai landasan dalam pengembangan model pembelajaran kreatif melalui pedagogi digital. Adapun metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru dan siswa SMAN 1 Padalarang, SMAN 2 Padalarang, dan SMAN 1 Ngamprah. Teknik pengumpulan data berupa lembar observasi, wawancara, dan lembar angket dengan teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, peyajian data, menarik kesimpulan, triangulasi, dan temuan akhir. Hasil penelitian berdasarkan lembar observasi diketahui pelaksanaan pembelajaran membaca belum sepenuhnya mengintergrasikan kretivitas dan digital. Hasil wawancara mengemukakan pembelajaran membaca yang dilaksanakan di SMA berupaya menggunakan berbagai model, pendekatan, strategi, dan media yang sesuai dengan tujuan pembelajaran namun, pembelajaran masih dominan pada pemahaman isi teks, secara menyeluruh mengarahkan pada kegiatan kreatif dan potensi kemampuan berbahasa serta bersastra siswa masih terbatas pada kegiatan membaca tekstual. Kemudian hasil sebaran angket menunjukan bahwa kemampuan menganalisis bahasa dan mengapresiasi sastra melalui pembelajaran membaca yang dilaksanakan belum berkembang secara optimal, mendalam, dan memenuhi kebutuhan siswa dalam berkreasi dan berekspresi. Berdasarkan hasil penelitian dan temuan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran membaca di sekolah menengah atas sehingga membutuhkan model pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi digital untuk penguatan dan mendorong kreativitas, memberikan ruang lebih banyak, dan memotivasi siswa secara optimal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustina, E. (2024). The relationship between reading culture and students' critical thinking skills in Indonesian secondary schools. Educational Research and Reviews, 19(2), 55–66.
Aloqaili, A. S. (2012). The relationship between reading comprehension and critical thinking: A theoretical study. Journal of King Saud University Languages and Translation, 24(1), 35–41. https://doi.org/10.1016/j.jksult.2011.01.001
Aulia, N. (2023). Improving students’ reading comprehension through intensive reading. Indonesian Journal of English Education and Applied Linguistics. https://ejournal.polbeng.ac.id/index.php/IJ/article/view/3253/ 1496
Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. (2023). Qualitative inquiry and research design: choosing among five approaches (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2020). Research methods in education. Routledge.
Duke, N. K., & Cartwright, K. B. (2021). The science of reading progresses: Communicating advances beyond the simple view of reading. Reading Research Quarterly, 56(1), 25–44. https://doi.org/10.1002/rrq.411
Fosnot, C. T. (2020). Constructivism: Theory, perspectives, and practice (2nd ed.). Teachers College Press.
Grabe, W., & Stoller, F. L. (2011). Teaching and researching reading (2nd ed.). London: Routledge. https://doi.org/10.1002/9781405198431.wbeal1174
Hilton, J. (2023). Digital personalized learning and engagement in reading instruction. Computers & Education, 197, 104719.
Herro, D., & Quigley, C. (2021). Creativity-Based Learning in digital learning environments: Exploring authentic creation and collaboration. Journal of Creative Behavior, 55(3), 623–639.
Jordan, A., Julianto, A., & Firmansyah, M. A. (2024). Integrating Digital Literacy into Curriculum Design a Framework for 21st Century Learning. Journal of Technology, Education & Teaching (J-TECH), 1(2), 79-85. https://doi.org/10.62734/jtech.v1i2.418
McLeod, S. (2023). Research methods for the social sciences. Simply Psychology Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Munandar, S. C. U. (2020). Pengembangan kreativitas anak dalam pendidikan. PT Rineka Cipta.
Nurhadi. (2018). Teknik membaca. Bandung: Bumi Aksara.
Richardson, V., & Nash, M. (2022). Constructivist teaching and the development of critical literacy in secondary education. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 65(7), 673–684.
Rizqiani, D. A. (2024). The effectiveness of a critical literacy model to improve critical thinking and reading comprehension ability of high school students. International Journal of Instruction, 17(1), 221–238. https://doi.org/10.29333/iji.2024.17113a
Rusydiyah, E. F. (2021). Digital Based Learning Media Innovation in the Development of Character Education in Senior High School (studi kasus). ResearchGate.
Sanjaya, W. (2021). Penelitian pendidikan: jenis, metode, dan prosedur (cetakan ke-4). Jakarta: Kencana.
Scott, C. (2019). The futures of learning 3: What kind of pedagogies for the 21st century? UNESCO Education Research and Foresight.
Suhara, A. M., Damayanti, V. S., Mulyati, Yeti, Sastromiharjo, A. (2025). Peran Pedagogi Digital Dalam Pembelajaran Membaca Kreatif Pada Siswa Sekolah Menengah Atas. Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21 (2), 540-553.
Utama, C., Mashfufah, A., & Thohir, M. A. (2024). Digital Pedagogy in Primary Education: Developing SIPEJAR Microlearning to Cultivate Critical Thinking Skills. EduScience Journal, 11(3), 747–762. https://doi.org/10.36987/jes.v11i3.6598
Yeo, L., & Chuah, K. (2022). Digital pedagogy and reading comprehension development in secondary education: A systematic review. Journal of Adolescent & Adult Literacy, 66(2), 145–158.
DOI: https://doi.org/10.26499/rnh.v14i2.8492
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Ranah: jurnal Kajian Bahasa diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP) is licensed under CC BY-SA 4.0
©2017a
Sekretariat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur
Pos-el: jurnalranahbahasa@gmail.com
Telepon: (021) 4706287







