ISU GENDER DALAM CERPEN “PAYUDARA NAI NAI” KARYA DJENAR MAESA AYU

Prima Hariyanto

Abstract


Peristiwa Reformasi 1998 telah membawa dampak yang cukup besar dalam berbagai aspek kehidupan, salah satunya dalam dunia sastra Indonesia. Setelah peristiwa reformasi ini, banyak muncul penulis-penulis perempuan yang mengangkat tema-tema yang sebelumnya dianggap tabu. Di antara tema yang terangkat ialah kesetaraan gender dan seksualitas. Cerpen “Payudara Nai Nai” karya Djenar Maesa Ayu adalah salah satu karya yang menyinggung tentang gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dari hasil pembahasan diketahui bahwa dalam cerpen tersebut ditemukan tiga isu gender, yakni stereotipe, marginalisasi, dan kekerasan

Keywords


gender, stereotipe, marginalisasi, kekerasan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.26499/jk.v9i1.288

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Kandai

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Kandai Indexed By

PKP IndexCrossrefCrossrefDimensionsOne SearchMorarefRoadBASETroveIndex Copernicus

 

 

KANTOR BAHASA SULAWESI TENGGARA

Kantor Bahasa Sulawesi TenggaraCreative Commons License

View MyStat

 

Jalan Haluoleo, Kompleks Bumi Praja, Anduonohu, Kendari 93231

Telepon(0401) 3135289, 3135287

pos-el: kandaisultra@gmail.com