STRATEGI PERMINTAAN DALAM BAHASA BANJAR: TINJAUAN KESANTUNAN BERBAHASA
NFN Jahdiah
Abstract
Penelitian ini membahas strategi permintaan dalam bahasa Banjar dikaitkan dengan skala kesantunan yang dikemukan oleh Robin Lakoff. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif. Untuk mencapai deskripsi yang kualitatif, penelitian ini menerapkan tiga tahapan, yaitu: 1) tahap penyedian data, 2) tahap analisis data, dan 3) tahap penyajian hasil analisis data. Data penelitian meliputi berbagai macam tuturan dalam berbagai situasi komunikasi sosial di lingkungan keluarga Banjar, baik ketika anggota keluarga berinteraksi dalam keluarga, maupun dengan orang lain di tempat umum. Hasil kajian menunjukkan ada delapan strategi tuturan permintaan yang terdapat dalam bahasa Banjar, yaitu meminta, bertanya, menyapa, memberi informasi, saran, menawarkan, mengutip, dan menyindir. Masing-masing strategi tersebut menerapkan skala kesantunan yang dikemukan oleh Robin Lakoff.
Keywords
strategi permintaan, skala kesantunan, bahasa Banjar
Rahardi, R. K. (2005). Pragmatik: kesantunan imperatif bahasa Indonesia.Yogyakarta: Erlangga.
Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.
Pranowo. (2012). Berbahasa secara santun. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.
Slamet, St. Y. (2013) Bentuk tindak tutur direktif kesantunan berbahasa mahasiwa di lingkungan PGSD Jawa Tengah: Tinjauan Sosiopragmatik. Jurnal Widyaparwa. 41(1), 41-52.
Wahyu. (2006). Pedoman penulisan karya ilmiah. Banjarmasin: FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Wijana, I. D. P. (2004). Teori kesantunan dan humor’. Seminar Nasional Semantik III: Pragmatik dan Makna Interaksi Sosial. 28 Agustus. Prodi S-2 dan S3, Program Pascasarjana, dan Fakultas Sastra dan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret.