THE USE OF TRADITIONAL GAME LAYANGAN SENDAREN AS A MEDIUM FOR LANGUAGE AND LITERATURE LEARNING TO ENHANCE LINGUISTIC SKILLS AND CULTURAL AWARENESS AT MI PLUS NURUL HUDA

Muhammad Safdar Bhatti, Anisa Nurul Amalia, Ahmad Zulfi Fahmi, Hisam Ahyani, Naeli Mutmainah

Abstract

This study explores the implementation of the traditional game layangan sendaren as a medium for language and literature learning at MI Plus Nurul Huda, an Islamic elementary school in Banjar City, Indonesia. The research focuses on three main problems: how the game is applied in the learning process, its impact on students’ language skills—especially vocabulary and oral literary expressions—and its role in preserving and enhancing students’ awareness of local Sundanese culture. Employing a qualitative ethnopedagogical approach, data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and learning activity documentation. The findings reveal that layangan sendaren effectively increases student engagement, enriches vocabulary, and improves oral literary skills such as rhymes, metaphors, and proverbs. Additionally, the game plays a significant role in fostering cultural identity and appreciation by connecting students with their Sundanese heritage. This study suggests that integrating traditional cultural elements into language and literature education can enhance linguistic competence while promoting cultural preservation and character development in primary education contexts.

Keywords: Traditional game, Language learning, Oral literature, Cultural awareness, Ethnopedagogy

Abstrak
Penelitian ini mengeksplorasi implementasi permainan tradisional layangan sendaren sebagai media pembelajaran bahasa dan sastra di MI Plus Nurul Huda, sebuah sekolah dasar Islam di Kota Banjar, Indonesia. Penelitian ini berfokus pada tiga permasalahan utama: bagaimana permainan ini diterapkan dalam proses pembelajaran, dampaknya terhadap keterampilan berbahasa siswa—terutama kosakata dan ekspresi sastra lisan—dan perannya dalam melestarikan dan meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya Sunda lokal. Dengan menggunakan pendekatan etnopedagogis kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Temuan penelitian menunjukkan bahwa layangan sendaren efektif meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya kosakata, dan mengembangkan keterampilan sastra lisan seperti rima, metafora, dan peribahasa. Selain itu, permainan ini memainkan peran penting dalam menumbuhkan identitas dan apresiasi budaya dengan menghubungkan siswa dengan warisan Sunda mereka. Penelitian ini menunjukkan bahwa mengintegrasikan unsur-unsur budaya tradisional ke dalam pendidikan bahasa dan sastra dapat meningkatkan kompetensi linguistik sekaligus mendorong pelestarian budaya dan pengembangan karakter dalam konteks pendidikan dasar.

Kata-kata Kunci: Permainan tradisional, Pembelajaran bahasa, Sastra lisan, Kesadaran budaya, Etnopedagogi

Keywords

Traditional game; Language learning; Oral literature; Cultural awareness; Ethnopedagogy

Full Text:

PDF

References

Ainissyifa, H., Nasrullah, Y. M., & Fatonah, N. (2024). Empowering Educational Autonomy to Implement Kurikulum Merdeka in Madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), Article 1. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i1.35133

Anazor, F. C., & Grech, M. (2025). The Impact of Near-Peer Teaching Methods in Undergraduate and Postgraduate Surgical Education Using the Kirkpatrick Evaluation Model: A Systematic Review. Journal of Surgical Education, 82(10), 103618. https://doi.org/10.1016/j.jsurg.2025.103618

Gao, T. (2025). Software Engineering Teaching Quality Assessment System Based on Dempster’s Formula and Hierarchical Analysis Method. Systems and Soft Computing, 7, 200341. https://doi.org/10.1016/j.sasc.2025.200341

Granqvist, A. (2024). Creating a Safe House for Active Literary Book-Group Discussions in a Contact Zone Classroom. Linguistics and Education, 83. https://doi.org/10.1016/j.linged.2024.101335

Hatima, Y., Ummah, I., & Saputra, E. E. (2025). Integrasi Nilai Kearifan Lokal Budaya Sunda dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Sastra di Sekolah Dasar. Sulawesi Tenggara Educational Journal, 5(1), 484–492. https://doi.org/10.54297/seduj.v5i1.1218

Haukås, Å., & Borlaug, L. M. (2025). Towards Sustainable Collaboration Between Language Teachers and Teacher Educators: An Exploratory Study. System, 132, 103708. https://doi.org/10.1016/j.system.2025.103708

Hulu, P. J., Zariah, K., & Hulu, Y. (2025). Mengintegrasikan Seni dan Budaya Lokal dalam Pembelajaran SD untuk Meningkatkan Identitas Nasional. RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(5), 63–71. https://doi.org/10.62383/risoma.v3i5.1110

Kartikasari, D. (2023). Financial Performance: Sustainability, Size, Shariah, and Sector Effects in Muslim-Minority Stock Exchanges. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 9(4), Article 4. https://doi.org/10.21098/jimf.v9i4.1765

Made, S. (2024a). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Program Literasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Mayong. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 7(2), 23–33.

Made, S. (2024b). Integrasi Nilai Budaya Lokal dalam Program Literasi di Sekolah Dasar Negeri 1 Mayong. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama Dan Budaya, 7(2), 23–33.

Malawi, I. (2017). Pembelajaran Literasi Berbasis Sastra Lokal. CV. Ae Media Grafika.

Nadel, D., Bar-Oz, G., Perevolotsky, A., & Malkinson, D. (2024). The V-shaped desert kites and their contribution to the Timnian economy. Journal of Arid Environments, 220, 105120. https://doi.org/10.1016/j.jaridenv.2023.105120

Noaparast, K. B., Jam, M. R. S., & Tahmasbi, A. (2011). The Content Analysis of Guidance-school Mathematics Books in Islamic Republic of Iran According to the Principles and Components of Constructive Realism Approach. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 30, 1350–1353. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2011.10.261

Puspitasari, D., Widodo, H. P., Widyaningrum, L., Allamnakhrah, A., & Lestariyana, R. P. D. (2021). How do primary school English textbooks teach moral values? A critical discourse analysis. Studies in Educational Evaluation, 70, 101044. https://doi.org/10.1016/j.stueduc.2021.101044

Saputra, H., & Awalia, R. (2023). Penggunaan Metode dalam Pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 1(5), Article 5.

Siswanto, R., Darmawan, N., & Rudiana, U. (2024). Peran Kepemimpinan dalam Manajemen Perubahan Pendidikan Digital: Membangun Budaya Inovasi di Sekolah. Jurnal Media Akademik (JMA), 2(9), Article 9. https://doi.org/10.62281/v2i9.788

Tan, S., Goei, S. L., & Willemse, T. M. (2024). Global Insights On Lesson Study in Initial Teacher Education: A Systematic Literature Review Encompassing English, Japanese, and Chinese Language Sources. Teaching and Teacher Education, 152, 104791. https://doi.org/10.1016/j.tate.2024.104791

Refbacks

  • There are currently no refbacks.