KLAUSA RELATIF DALAM NOVEL BÉNTANG HARIRING KARYA DIAN HENDRAYANA

Dea Sondari, Yayat Sudaryat, Hernawan Hernawan, Denny Adrian Nurhuda, Firda Aulia Rahmah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, struktur, dan fungsi klausa relatif dalam novel Béntang Hariring karya Dian Hendrayana. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik studi pustaka dan dianalisis menggunakan analisis unsur langsung. Sumber data adalah novel Béntang Hariring. Hasil penelitian menemukan 68 klausa relatif yang terbagi menjadi klausa relatif restriktif dan non-restriktif. Struktur klausa relatif ditemukan dalam bentuk lengkap, yaitu konjungsi (a)nu + klausa tunggal, serta bentuk tidak lengkap, yaitu konjungsi (a)nu + S ± O ± Pel ± K. Fungsi klausa relatif terbagi menjadi lima, yaitu subjek, objek, pelengkap, aksis, dan aksis atributif. Kesimpulannya, klausa relatif dalam novel Béntang Hariring dapat dianalisis dari aspek bentuk, struktur, dan fungsi, dan penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut mengenai klausa relatif dalam bahasa Sunda.
Kata-kata Kunci: klausa relatif, novel Béntang Hariring, sintaksis

Abstract
This study aims to describe the form, structure, and function of relative clauses in the novel Béntang Hariring by Dian Hendrayana. The study uses a qualitative descriptive method. Data were collected through literature study techniques and analyzed using direct element analysis. The data source is the novel Béntang Hariring. The results of the study found 68 relative clauses divided into restrictive and non-restrictive relative clauses. The structure of the relative clauses was found in complete form, namely the conjunction (a)nu + single clause, as well as incomplete form, namely the conjunction (a)nu + S ± O ± Pel ± K. The function of the relative clause is divided into five, namely subject, object, complement, axis, and attributive axis. In conclusion, the relative clauses in the novel Béntang Hariring can be analyzed from the aspects of form, structure, and function, and this study opens opportunities for further studies on relative clauses in Sundanese.

Keywords

relative clauses; Béntang Hariring's novel; syntax

Full Text:

PDF

References

Agustina. (2009). Klausa Relatif: Perspektif Baru dalam Gramatika Deskriptif Bahasa Indonesia. Pustaka Reka Cipta.

Atikah, Kusuma, B. A., & Mahasiswa. (2017). Analisis Novel Bukan Pasar Malam Karya Pramoedya Anantatoer Berdasarkan Pendekatan Postkolonial. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 8–21. https://doi.org/10.33603/deiksis.v4i2.636

Chaer, A. (2015). Sintaksis Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.

Djumingin, S. (2010). Klausa Relatif Bahasa Gorontalo: Suatu Analisis Transformasi Generatif. Sawerigading, 16(1), 40–51.

Ekarisitianto, F. B. H., Purnanto, D., & Sumarlam. (2019). Klausa Relatif Bahasa Indonesia: Sebuah Pendekatan Tipologi Sintaksis. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra, 1(2), 216–226.

Kawatu, A. (2016). Analisis Kesalahan Penggunaan Klausa Relatif Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Negeri Manado. Universitas Pendidikan Indonesia.

Kuswari, U., & Hernawan. (2014). Sintaksis Bahasa Sunda. Jurusan Pendidikan Bahasa Daerah FPBS UPI.

Lahu, E. O. (2014). Klausa Sifat dalam Jurnal English Teaching Forum Volume. 47 No.2 Tahun 2009 (Suatu Analisis Sintaksis). Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas SAM Ratulangi, 3(2), 1–13.

Rabbani, H. N., Fitriana, R., & Karyati, A. (2021). Analisis Pemakaian Klausa Relatif Dalam Novel ‘Tensei Shitara Suraimu Datta Ken’ Jilid I Karya Fuse. IDEA : Jurnal Studi Jepang, 3(2), 96–102. https://doi.org/10.33751/idea.v3i2.4478

Ramlan. (2005). Ilmu Bahasa Indonesia Sintaksis. CV Karyono.

Sanjaya, M. D. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan dalam Novel Hanter Karya Syifauzzahra dan Relevansinya sebagai Pembelajaran Sastra di SMA. KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(2), 475–496. https://doi.org/10.24176/kredo.v5i2.6778

Sari, A. M., Andayani, & Sumarlam. (2017). Penggunaan Klausa Relatif Pada Pembelajar BIPa di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bahasa Universitas Sebelas Maret Surakarta. Diglossia: Jurnal Kajian Ilmiah Kebahasaan dan Kesusastraan, 9(1), 45–56. https://doi.org/10.26594/diglossia.v9i1.957

Setiawan, D. A. (2016). Analisis Kesalahan Sintaksis Bahasa Indonesia dalam Karangan Deskripsi Siswa Kelas VI SDN Kanigoro 02 Kecamatan Pagelaran yang Berbahasa Ibu Bahasa Madura. Panacaran, 5(3), 25–36.

Shofiyuddin. (2018). Transformasi Sematan Klausa Relatif pada Teks Terjemahan Alquran yang Mengandung Etika Berbahasa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 17(2), 227–238. https://doi.org/0.17509/bs_jpbsp.v17i2.9660

Subaedah. (2006). Model Pembelajaran Klausa Relatif Bahasa Indonesia Dengan Teknik Rekursif-Diagram. Universitas Pendidikan Indonesia.

Sudaryat, Y. (2013). Tata Basa Sunda Kiwari. Yrama Widya.

Sudaryat, Y. (2019). Struktur Bahasa Sunda, Sintaksis dalam Gamitan Pragmatik. UPI PRESS.

Supriatna, B. (2007). Reduksi Klausa Relatif Restriktif Lengkap dalam Bahasa Inggris dan Padanannya dalam Bahasa Indonesia. Jurnal Sosioteknologi, 12(6), 309–326.

Susanti, M. M. P., & Arson, Z. F. I. (2022). Fungsi dan Peran Klausa Relatif dengan Pemarkah Which dalam Buku Cerita Anak. Translation and Linguistics (Transling), 02(03), 131–139.

Wahyudi, A. (2023). Struktur Kalimat Tunggal Bahasa Bugis Dialek Bulukumba. Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 3(2), 1–13.

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896–2910. https://doi.org/10.36706/jbti.v9i2.18333

Refbacks

  • There are currently no refbacks.