SASTRA DAN KULINER: EVOLUSI GASTRONOMI KE GASTROSOFI DALAM TIGA CERPEN INDONESIA

Bramantio Bramantio

Abstract


“Filosofi Kopi”, “Madre”, dan “Smokol” menghadirkan sebuah puitika yang mendasarkan diri pada kuliner. Kopi, adonan biang bernama madre, dan sebuah tradisi makan tanggung di antara sarapan dan makan siang yang disebut smokol menjadi media yang digunakan untuk memahami hal yang lebih besar daripada kenikmatan ragawi di atas meja makan. Cerita yang pada awalnya tampak sebagai usaha untuk merayakan hidup, menemukan dan menghadirkan sajian terbaik, dan memahami jati diri personal melalui kuliner, lambat laun bergerak ke sebuah titik bernama renungan tentang keindonesiaan, dari gastronomi menjadi gastrosofi. “Filosofi Kopi”, “Madre”, dan “Smokol” menjadi semacam miniatur Indonesia. Indonesia di dalam ketiga cerpen tersebut bukan Indonesia yang mengalami keterpurukan dan serba gelap, melainkan Indonesia dengan harapan lebih baik karena memiliki Ben, Tansen, dan Batara sebagai generasi muda urban yang semangat globalnya tetap memiliki kesadaran untuk menerima, menggali, dan memelihara nilai filosofis warisan leluhur.


Keywords


adonan biang, konotasi, kopi, kuliner, smokol, starter dough, coffee, connotation, culinary,

Full Text:

PDF

References


Amal, Nukila. 2009. “Smokol”. Dalam Smokol: Cerpen Kompas Pilihan 2008. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.

Barthes, Roland. 2007. Membedah Mitos-Mitos Budaya Massa: Semiotika atau Sosiologi Tanda, Simbol, dan Representasi. Terjemahan Ikramullah Mahyuddin. Yogyakarta: Jalasutra.

________. 2010. 2007b. Petualangan Semiologi. Terjemahan. Stephanus Aswar Herwinarko. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dee. 2006. Filosofi Kopi. Jakarta: Truedee Books dan GagasMedia.

_____________. 2011. Madre. Yogyakarta: Bentang.

Fokkema, D. W. dan Elrud Kunne-Ibsch. 1998. Teori Sastra Abad Kedua Puluh. Terjemahan. J. Praptadiharja dan Kepler Silaban. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Iser, Wolfgang. 1980. The Implied Reader. Baltimore dan London: The Johns Hopkins University Press.

Segers, Rien T. 2000. Evaluasi Teks Sastra. Terjemahan. Suminto A. Sayuti. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Sobur, Alex. 2009. Semiotika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra: Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.




DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v2i1.391

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Jentera Indexed By

DOAJSINTAGoogle ScholarPKP IndexcrossrefDimensionsPKP IndexEBSCO Information ServicescilitMorarefSHERPA / RomeoEBSCO Information ServiceOCLC World Cat BASETROVEGARUDAColumbia University Libraries

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)

 

@2017 

Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti

Pusat Pengembangan dan Pelindungan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur

View My Stats