Simbolisme Penyembuhan dalam Serat Tetamba II Kajian Semiotik Riffaterre

Bella Nur Putri, Yosi Wulandari

Abstract


The aim of this study is to reveal the hidden meanings of the symbols in the text and their role in clarifying traditional healing practices in Java. The method employed is a qualitative approach through literature study, which includes exploring the Serat Tetamba II manuscript, the transformed script, and relevant references related to Javanese healing culture. Data analysis was conducted using Riffaterre’s semiotic theory, which examines shifts in meaning through the mechanisms of displacing, distorting, and creating, as well as the hypogram as a source of hidden meaning that shapes the symbolic structure of the text.The findings indicate that various healing symbols in the manuscript such as colors, animals, sacred objects, medicinal plants, and mantras function not only as technical tools in treatment but also as spiritual elements that strengthen the symbiosis between humans and supernatural forces. These symbols show that healing in Javanese tradition is holistic, integrating physical, mental, and cosmological dimensions.

Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap arti tersembunyi dari simbol-simbol dalam teks dan peranannya dalam memperjelas praktik pengobatan tradisional yang ada di Jawa. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, yang mencakup eksplorasi naskah Serat Tetamba II, hasil transformasi aksara, serta referensi literatur yang berhubungan dengan budaya penyembuhan di Jawa. Analisis data dilakukan dengan menerapkan teori semiotik Riffaterre yang meneliti cara-cara penyimpangan makna melalui mekanisme displacing, distorting, dan creating, serta hypogram sebagai sumber makna tersembunyi yang membentuk struktur simbolik dalam teks. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa beragam simbol penyembuhan dalam naskah, seperti warna, hewan, benda pusaka, tanaman obat, dan mantra, tidak hanya berperan sebagai alat teknis dalam pengobatan, tetapi juga sebagai elemen spiritual yang memperkuat simbiosis antara manusia dan kekuatan supernatur. Simbol-simbol ini menunjukkan bahwa penyembuhan dalam tradisi Jawa bersifat holistik, menggabungkan dimensi fisik, mental, dan kosmologis.

Keywords


Javanese Healing; Local Wisdom; Riffaterrean Semiotics; Serat Tetamba II; Symbolism

Full Text:

PDF

References


Adon, M. J., & Avi, G. (2023). Konsep Religiositas Masyarakat Suku Cepang Manggarai-NTT dalam Simbolisme Ritus Da’de. Dialog, 46(1), 71–85. https://doi.org/10.47655/dialog.v46i1.680

Al Abid, M. M., & Roziki, K. (2025). Analysis of Michael Riffaterre’s Semiotics in the Poem “Syaiun Sayabqa Bainana” by Faruq Juwaidah. Journal of Language and Literature Studies, 5(1), 99–111. https://doi.org/10.36312/jolls.v5i1.2613

Bawa, A., & Osei, M. (2022). Colour Symbolism in Traditional Medicine and Healing Practices of the Dagomba Ethnic Group of Ghana. International Journal of Humanities and Social Sciences, 14(1), 13–23. https://doi.org/10.26803/ijhss.14.1.2

Caesaria, D., & Yulianti, E. (2018). Peran Penyembuh Tradisional Pada Gangguan Jiwa Berat The Role of Traditional Healer in Severe Mental Illness. Jurnal Psikiatri Surabaya (Surabaya Psychiatry Journal) (JPS), 7, 1–9.

Chaer, H., Jafar, S., Mari’i, M., Aswandikari, A., Efendi, M., & Murahim, M. (2023). Zikir Sufi dalam Studi Wacana dan Budaya. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 10(1), 1–13. https://doi.org/10.29408/jhm.v10i1.21135

Daulima, N. H. C., & Eka, A. (2023a). Traditional Ritual to Cure Mental Illness According to Manggarai Culture in East Nusa Tenggara. Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa), 5(1), 7–11. https://doi.org/10.20473/pnj.v5i1.40360

Diantari, N. K., & Astuti, K. W. (2023). Review Artikel Potensi Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. var rubrum) sebagai Nutraceutical. Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, 2, 631–642.

Drajat, A., Mustapa, & Warnisyah Harahap, E. (2024). Rajah dan Spiritualitas Lokal dalam Hukum Islam; Studi Analisis Tafsir Hermeneutik. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam, 16(1), 225–140. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v16i1.8071

Harwanto, B. (2020). Contextualized Tirakat Form to Christian Spiritual Formation among Javanese. Klabat Theological Review, 1(1), 49–62. https://doi.org/10.31154/ktr.v1i1.465.49-62

Hidayani, F. (2023). Ramuan Tradisional Nusantara Abad Ke-16 Naskah Tetamba Cirebon. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 11(2), 76; 105. https://doi.org/10.24235/tamaddun.v11i2.15092

Hidayatullah, D., & Yulianto, A. (2021). The Tradition of Medication In Manuscripts: Efforts To Fight Pandemics By Medicinal Heritage In Manuscripts. Proceedings of the 4th BASA: International Seminar on Recent Language, Literature and Local Culture Studies, BASA, November 4th 2020, Solok, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.4-11-2020.2314168

Irawati, R. P., Arifin, A. S., Kuswardono, S., Miftahuddin, A., & Siminto, S. (2023). Traditional Medicine Practices Using Arabic Symbols. Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, 7(2), 655. https://doi.org/10.29240/jba.v7i2.8490

Irfan, M., & Riza, Y. (2023). Semiotika Michael Riffaterre dalam Puisi Zahaba al-Mudawi Wa al-Mudawa Karya Abu Atahiyah. `A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 12(2), 325. https://doi.org/10.31314/ajamiy.12.2.325-336.2023

Irianto, B. (2017). Tetamba II. Perpustakaan Nasional RI.

Mack, M. (2024). Integrating traditional practitioners within primary healthcare teams: Development of an accreditation framework. Healthcare Management Forum, 37(1_suppl), 7S-13S. https://doi.org/10.1177/08404704241271108

Malau, R., Yappo, Y., Pernando, R., Veronica, M., Nainggolan, A., & Timotius, F. A. (2023). Michael Riffaterre: Intertextuality, l’aporie Littéraire, Aesthetics, and Semiotics. Lingua : Journal of Linguistics and Language, 1(1), 30–44. https://doi.org/10.61978/lingua.v1i1.161

Maulana, L. (2019). Herustik, Hermeneutik Semiotika Michael Riffaterre. Qof, 3(1), 67–78. https://doi.org/10.30762/qof.v3i1.1055

Mulyani, H., W, S. H., & E, V. I. (2017). Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi. Litera, 16(1), 139–151. https://doi.org/10.21831/ltr.v16i1.14257

Nugroho, B. A. A. P., Marahayu, N. M., & Nurharyani, O. P. (2020). A Makna Sifat Tuhan dalam Puisi Kalau Kau Rindu Akua157; Karya Dharmadi; Kajian Semiotika Riffaterre. Jurnal Sastra Indonesia, 9(3), 165–171. https://doi.org/10.15294/jsi.v9i3.41442

Panuluh, A. D., Puspita, D., Jaenalludin, J., Fidiyah, T., & Julianto, I. R. (2025). Studi Literatur: Semiotik sebagai Ilmu yang Mempelajari Tanda-Tanda dalam Karya Sastra. JURNAL PESASTRA (Pendidikan Bahasa dan Sastra), 2(1), 42–52. https://pesastra.uho.ac.id/index.php/journal

Prasasti, S. (2020). Menggali Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Sedekah Bumi dalam Budaya Jawa. Cendekia, 14(2), 119. https://doi.org/10.30957/Cendekia.v14i2.626

Royyani, M. F., Efendy, O., & Ashari, H. (2023). Dari Hutan ke Naskah: Re-orientasi Penelitian Etnobotani. Khazanah Pernaskahan Nusantara: Rekam Jejak dan Perkembangan Kontemporer, 317–340. https://doi.org/10.55981/brin.909.c779

Sangadah, K., & Kartawidjaja, J. (2020). Gambaran Penggunaan Obat Tradisional pada Masyarakat. Khotimatus, 21(1), 1–9.

Suprianto, B. (2020). Akulturasi Islam Pada Tradisi Nenek Moyang di Desa Nanga Suhaid, Kalimantan Barat. Dialog, 43(2), 153–166.

Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60

Widyastuti, S. H. (2022). Semiotic Analysis in Islamic-Javanese Healing Texts. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 11(3), 684–695. https://doi.org/10.17509/ijal.v11i3.43708

Wula, Z., & Mboka, I. (2021). The Significance of Tu Gelu Traditional Medical Treatment: Sociological Case of the Lio People at Ngalukoja Village, Ende Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(F), 418–422. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6852

Yusdiana, Y., Hariansyah, H., Firmansyah, D., & Billia, D. P. (2023). Berobat Kampung: Religion and Traditional Knowledge of Seeking Recovery in Borneo. Al-Albab, 12(1), 21–36. https://doi.org/10.24260/alalbab.v12i1.2618

Zaluchu, S. E. (2019). Pola Hermenetik Sastra Hikmat Orang Ibrani. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 21. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.123




DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v14i2.8416

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

 Jentera Indexed By

DOAJSINTAGoogle ScholarPKP IndexcrossrefDimensionsPKP IndexEBSCO Information ServicescilitMorarefSHERPA / RomeoEBSCO Information ServiceOCLC World Cat BASETROVEGARUDAColumbia University Libraries

 

 

 

 Creative Commons License  

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)

 

@2017 

Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti

Pusat Pengembangan dan Pelindungan

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur

View My Stats