Simbolisme Penyembuhan dalam Serat Tetamba II Kajian Semiotik Riffaterre
Abstract
Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap arti tersembunyi dari simbol-simbol dalam teks dan peranannya dalam memperjelas praktik pengobatan tradisional yang ada di Jawa. Metode yang diterapkan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, yang mencakup eksplorasi naskah Serat Tetamba II, hasil transformasi aksara, serta referensi literatur yang berhubungan dengan budaya penyembuhan di Jawa. Analisis data dilakukan dengan menerapkan teori semiotik Riffaterre yang meneliti cara-cara penyimpangan makna melalui mekanisme displacing, distorting, dan creating, serta hypogram sebagai sumber makna tersembunyi yang membentuk struktur simbolik dalam teks. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa beragam simbol penyembuhan dalam naskah, seperti warna, hewan, benda pusaka, tanaman obat, dan mantra, tidak hanya berperan sebagai alat teknis dalam pengobatan, tetapi juga sebagai elemen spiritual yang memperkuat simbiosis antara manusia dan kekuatan supernatur. Simbol-simbol ini menunjukkan bahwa penyembuhan dalam tradisi Jawa bersifat holistik, menggabungkan dimensi fisik, mental, dan kosmologis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adon, M. J., & Avi, G. (2023). Konsep Religiositas Masyarakat Suku Cepang Manggarai-NTT dalam Simbolisme Ritus Da’de. Dialog, 46(1), 71–85. https://doi.org/10.47655/dialog.v46i1.680
Al Abid, M. M., & Roziki, K. (2025). Analysis of Michael Riffaterre’s Semiotics in the Poem “Syaiun Sayabqa Bainana” by Faruq Juwaidah. Journal of Language and Literature Studies, 5(1), 99–111. https://doi.org/10.36312/jolls.v5i1.2613
Bawa, A., & Osei, M. (2022). Colour Symbolism in Traditional Medicine and Healing Practices of the Dagomba Ethnic Group of Ghana. International Journal of Humanities and Social Sciences, 14(1), 13–23. https://doi.org/10.26803/ijhss.14.1.2
Caesaria, D., & Yulianti, E. (2018). Peran Penyembuh Tradisional Pada Gangguan Jiwa Berat The Role of Traditional Healer in Severe Mental Illness. Jurnal Psikiatri Surabaya (Surabaya Psychiatry Journal) (JPS), 7, 1–9.
Chaer, H., Jafar, S., Mari’i, M., Aswandikari, A., Efendi, M., & Murahim, M. (2023). Zikir Sufi dalam Studi Wacana dan Budaya. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 10(1), 1–13. https://doi.org/10.29408/jhm.v10i1.21135
Daulima, N. H. C., & Eka, A. (2023a). Traditional Ritual to Cure Mental Illness According to Manggarai Culture in East Nusa Tenggara. Psychiatry Nursing Journal (Jurnal Keperawatan Jiwa), 5(1), 7–11. https://doi.org/10.20473/pnj.v5i1.40360
Diantari, N. K., & Astuti, K. W. (2023). Review Artikel Potensi Ekstrak Rimpang Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. var rubrum) sebagai Nutraceutical. Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, 2, 631–642.
Drajat, A., Mustapa, & Warnisyah Harahap, E. (2024). Rajah dan Spiritualitas Lokal dalam Hukum Islam; Studi Analisis Tafsir Hermeneutik. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan dan Ekonomi Islam, 16(1), 225–140. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v16i1.8071
Harwanto, B. (2020). Contextualized Tirakat Form to Christian Spiritual Formation among Javanese. Klabat Theological Review, 1(1), 49–62. https://doi.org/10.31154/ktr.v1i1.465.49-62
Hidayani, F. (2023). Ramuan Tradisional Nusantara Abad Ke-16 Naskah Tetamba Cirebon. Jurnal Tamaddun: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 11(2), 76; 105. https://doi.org/10.24235/tamaddun.v11i2.15092
Hidayatullah, D., & Yulianto, A. (2021). The Tradition of Medication In Manuscripts: Efforts To Fight Pandemics By Medicinal Heritage In Manuscripts. Proceedings of the 4th BASA: International Seminar on Recent Language, Literature and Local Culture Studies, BASA, November 4th 2020, Solok, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.4-11-2020.2314168
Irawati, R. P., Arifin, A. S., Kuswardono, S., Miftahuddin, A., & Siminto, S. (2023). Traditional Medicine Practices Using Arabic Symbols. Arabiyatuna: Jurnal Bahasa Arab, 7(2), 655. https://doi.org/10.29240/jba.v7i2.8490
Irfan, M., & Riza, Y. (2023). Semiotika Michael Riffaterre dalam Puisi Zahaba al-Mudawi Wa al-Mudawa Karya Abu Atahiyah. `A Jamiy : Jurnal Bahasa dan Sastra Arab, 12(2), 325. https://doi.org/10.31314/ajamiy.12.2.325-336.2023
Irianto, B. (2017). Tetamba II. Perpustakaan Nasional RI.
Mack, M. (2024). Integrating traditional practitioners within primary healthcare teams: Development of an accreditation framework. Healthcare Management Forum, 37(1_suppl), 7S-13S. https://doi.org/10.1177/08404704241271108
Malau, R., Yappo, Y., Pernando, R., Veronica, M., Nainggolan, A., & Timotius, F. A. (2023). Michael Riffaterre: Intertextuality, l’aporie Littéraire, Aesthetics, and Semiotics. Lingua : Journal of Linguistics and Language, 1(1), 30–44. https://doi.org/10.61978/lingua.v1i1.161
Maulana, L. (2019). Herustik, Hermeneutik Semiotika Michael Riffaterre. Qof, 3(1), 67–78. https://doi.org/10.30762/qof.v3i1.1055
Mulyani, H., W, S. H., & E, V. I. (2017). Pengobatan Tradisional Jawa dalam Manuskrip Serat Primbon Jampi Jawi. Litera, 16(1), 139–151. https://doi.org/10.21831/ltr.v16i1.14257
Nugroho, B. A. A. P., Marahayu, N. M., & Nurharyani, O. P. (2020). A Makna Sifat Tuhan dalam Puisi Kalau Kau Rindu Akua157; Karya Dharmadi; Kajian Semiotika Riffaterre. Jurnal Sastra Indonesia, 9(3), 165–171. https://doi.org/10.15294/jsi.v9i3.41442
Panuluh, A. D., Puspita, D., Jaenalludin, J., Fidiyah, T., & Julianto, I. R. (2025). Studi Literatur: Semiotik sebagai Ilmu yang Mempelajari Tanda-Tanda dalam Karya Sastra. JURNAL PESASTRA (Pendidikan Bahasa dan Sastra), 2(1), 42–52. https://pesastra.uho.ac.id/index.php/journal
Prasasti, S. (2020). Menggali Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Sedekah Bumi dalam Budaya Jawa. Cendekia, 14(2), 119. https://doi.org/10.30957/Cendekia.v14i2.626
Royyani, M. F., Efendy, O., & Ashari, H. (2023). Dari Hutan ke Naskah: Re-orientasi Penelitian Etnobotani. Khazanah Pernaskahan Nusantara: Rekam Jejak dan Perkembangan Kontemporer, 317–340. https://doi.org/10.55981/brin.909.c779
Sangadah, K., & Kartawidjaja, J. (2020). Gambaran Penggunaan Obat Tradisional pada Masyarakat. Khotimatus, 21(1), 1–9.
Suprianto, B. (2020). Akulturasi Islam Pada Tradisi Nenek Moyang di Desa Nanga Suhaid, Kalimantan Barat. Dialog, 43(2), 153–166.
Susanto, D., Risnita, & Jailani, M. S. (2023). Teknik Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 53–61. https://doi.org/10.61104/jq.v1i1.60
Widyastuti, S. H. (2022). Semiotic Analysis in Islamic-Javanese Healing Texts. Indonesian Journal of Applied Linguistics, 11(3), 684–695. https://doi.org/10.17509/ijal.v11i3.43708
Wula, Z., & Mboka, I. (2021). The Significance of Tu Gelu Traditional Medical Treatment: Sociological Case of the Lio People at Ngalukoja Village, Ende Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(F), 418–422. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6852
Yusdiana, Y., Hariansyah, H., Firmansyah, D., & Billia, D. P. (2023). Berobat Kampung: Religion and Traditional Knowledge of Seeking Recovery in Borneo. Al-Albab, 12(1), 21–36. https://doi.org/10.24260/alalbab.v12i1.2618
Zaluchu, S. E. (2019). Pola Hermenetik Sastra Hikmat Orang Ibrani. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 3(1), 21. https://doi.org/10.46445/ejti.v3i1.123
DOI: https://doi.org/10.26499/jentera.v14i2.8416
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 JENTERA: Jurnal Kajian Sastra

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Jentera: Jurnal Kajian Sastra diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bekerja sama dengan Perkumpulan Pengelola Jurna Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya (PPJB-SIP)
@2017
Gedung Darma, Lantai 3, Ruang Peneliti
Pusat Pengembangan dan Pelindungan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Jalan Daksinapati Barat IV, Rawamangun, Jakarta Timur





















