TATA KRAMA BAHASA SUNDA DALAM KANAL YOUTUBE RIFIRDUS
Abstract
Tata krama bahasa Sunda saat ini sudah mulai ditinggalkan, banyak masyarakat yang mengetahui tata krama bahasa Sunda, namun tidak menggunakannya secara langsung. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan tahapan tata krama bahasa Sunda yang terdapat dalam channel youtube Rifirdus pada bulan Februari 2025. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini untuk memaparkan dan menjelaskan secara objektif mengenai fenomena yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi dokumentasi dan simak catat, guna memudahkan dalam mengumpulkan data. Penelitian ini menjelaskan penggunaan tahapan tata krama bahasa dan fungsi tata krama bahasa dalam channel youtube Rifirdus pada bulan Februari 2025. Selanjutnya, data yang ditemukan dideskripsikan secara rinci dalam penelitian ini. Penelitian ini dipilih karena tata krama bahasa merupakan hal yang penting dalam proses komunikasi berbahasa Sunda. Hasil yang didapatkan adalah terdapat tahapan tata krama bahasa Sunda halus, wajar, kasar, dan campuran antara halus dan kasar, juga campuran antara halus dan wajar. Fungsi tata krama yang didapatkan adalah fungsi edukasional, instrumental, integratif, dan kultural. Tahapan tata krama bahasa digunakan untuk menyampaikan maksud dalam proses komunikasi dan fungsi tata krama digunakan sebagai alat untuk menunjukkan dan upaya agar tujuan dalam suatu peristiwa komunikasi bisa terwujud.
Kata-kata Kunci: bahasa Sunda; tata krama; YouTube
Abstract
Many people know Sundanese language etiquette, but do not use it directly. This study aims to describe the stages of Sundanese language manners contained in Rifirdus' YouTube channel in February 2025. The descriptive qualitative approach is used in this study to describe and explain objectively about the phenomenon under study. The data collection techniques used are documentation study and simak catat, to facilitate in collection of data. This research explains the use of language manners stages and language manners functions in Rifirdus' YouTube channel in February 2025. Furthermore, the data found will be described in detail in this study. This research was chosen because language manners are important in the Sundanese language communication process. The results obtained are that there are stages of Sundanese subtle, natural, coarse, and a mixture of subtle and coarse, as well as a mixture of subtle and natural. The functions obtained are educational, instrumental, integrative, and cultural. The stages of language manners are used to convey intent in the communication process, and the function of manners is used as a tool to show effort so that the objectives in a communication event can be realized.
Full Text:
PDFReferences
Ainina, A. N. (2024). Kesantunan Bahasa Sunda dalam Novel Rasiah nu Goréng Patut. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 7(4), 3540-3545.
Anugrawati, N., & Syam, U. K. (2024). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Strategi Kesopanan dalam Konteks Akademik: Kajian Karakter di Universitas Muhammadiyah Makassar. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 4305-4314.
Yolanda, A. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Norma Kesopanan Peserta Didik Kelas VIII di SMP Negeri 10 Kota Jambi (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS JAMBI).
Awal, M. A. P., Munirah, M., & Yusuf, A. B. (2022). Maksim Kesopanan dalam Tindak Tutur Remaja di Romang Lompoa Kecamatan Bonto Marannu Kabupaten Gowa. Jurnal Konsepsi, 10(4), 313-321.
Ayub, M. (2022). Dampak Sosial Media terhadap Interaksi Sosial pada Remaja: Kajian Sistematik. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 7(1). 21–32.
Chandra, E. (2017). Youtube, Citra Media Informasi Interaktif atau Media Penyampaian Aspirasi Pribadi. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 1(2), 406-417.
Damayanti, W. (2015). Analisis Penggunaan Multilingual Anak Tingkat Sekolah Dasar di Lingkungan Gang Siti Mardiah Cibaduyut Bandung (Studi Sosiolinguistik). Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(1), 100-110.
Guntoro, G. (2020). Membangun Komunikasi yang Ideal di Ruang Publik. Ragam Penelitian Mesin, 1(1), 27-38..
Hasbullah, M. (2020). Hubungan Bahasa, Semiotika dan Pikiran dalam Berkomunikasi. Al-Irfan: Journal of Arabic Literature and Islamic Studies, 3(1), 106-124.
Kurniati, A., & Basori, B. (2023). Mekanisme Pragmatik dalam Penciptaan Humor: Analisis terhadap Wacana Humor Sunda. Jurnal Tradisi Lisan Nusantara, 3(2), 125-138.
Mailani, O., Nuraeni, I., Syakila, S. A., & Lazuardi, J. (2022). Bahasa sebagai Alat Komunikasi dalam Kehidupan Manusia. Kampret Journal, 1(2), 1-10.
Makatita, J. L. I. (2018). Prinsip-Prinsip Kesopanan dalam Film The Help Karya Tate Taylor: Suatu Analisis Pragmatik. Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas SAM Ratulangi, 2(3).
Mones, A. Y., & Tmaneak, L. (2021). Dampak Efektivitas Pendidikan Tata Krama dalam Keluarga terhadap Pertumbuhan Karakter Anak di SDK Naileku. Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan), 2(2), 64-79.
Nugraha, H. S. (2017). Membangun Karakter Bangsa melalui Penggunaan Tatakrama Bahasa Sunda yang Baik dan Benar. Prosiding Konferensi Internasional Ikatan Dosen Budaya Daerah Indonesia (IKADBUDI), 7.
Rubini, R. (2018). Peningkatan Tata Krama Siswa di Sekolah melalui Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 3(1), 61-72.
Sudaryat, Y. (2014). Linguistik Umum (Elmuning Basa). Bandung: JPBD
Sudaryat, Y. (2020). Santun Berbahasa Sunda di Era Revolusi Industri 4.0. Bandung: UPI Press.
Sudaryat, Y. (2022). Wawasan Kesundaan. Bandung: UPI Press
Sumarlam, S., & Djatmika, D. (2018). Fungsi Kepatuhan Maksim Prinsip Kesantunan pada Komentar Berita di Fanspage Facebook Merdeka. com. Kandai, 14(1), 31-44.
Suparman, S. (2018). Alih Kode dan Campur Kode antara Guru dan Siswa SMA Negeri 3 Palopo. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 4(1), 43-52.
Wijaya, H. (2019). Prinsip Kesopanan dalam Tindak Tutur Transaksi Jual Beli di Pasar Mingguan Desa Tebaban Kecamatan Suralaga: Kajian Pragmatik. Mabasan, 13(1), 77-96.
Wijianto, A. Struktural Semantik dalam Novel Lelaki Harimau Karya Eka Kurniawan. In Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra (SEMANTIKS) (Vol. 1, pp. 52-61).
Wulandari, S. R., Sudaryat, Y., & Hernawan, H. (2014). Tatakrama Bahasa Sunda dalam Komunikasi Lisan Masyarakat Kampung Jemo Kabupaten Sumedang. LOKABASA, 5(2), 174-179.
Wusqo, S. U., & Maelani, L. (2022). Penggunaan Bahasa Sunda pada Mahasiswa PBSI UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (Tinjauan Sosiolinguistik). Jurnal Bastrindo, 3(1), 445170.
Yuliawati, D. R., Prawiyogi, A. G., & Anwar, A. S. (2020). Analisis Kesalahan dalam Menulis Karangan Narasi Siswa Sekolah Dasar. Indonesian Journal of Primary School Education, 1(1), 87-98.
Zenab, A. S., & Anggana, R. D. (2023). Realitas Budaya Berbahasa Masyarakat Sunda: antara Bahasa Nasional dan Bahasa Daerah. Prosiding ISBI Bandung.
Zulianto, R. A. (2020). Kesantunan Berbahasa Detik. Com dalam Pemberitaan Kisah Jokowi Kecil Sebelum Menjadi Presiden. TOTOBUANG, 8(2), 239-251.
Refbacks
- There are currently no refbacks.








